Upaya Kementan Menjaga Program Investasi di Sektor Pertanian

Upaya Kementan Menjaga Program Investasi di Sektor Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) meluncurkan berbagai program investasi di sektor pertanian untuk mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Program tersebut diantaranya perbaikan jaringan irigasi seluas 3 juta hektare (ha) serta pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) pra dan pasca panen sebanyak 60 ribu pada 2015 dan 100 ribu pada 2016.

Guna perbaikan dan pengelolaan jaringan irigasi, Kementan melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) mulai dari revitalisasi sampai dengan manajemen pemanfaatan dan pengelolaan jaringan irigasi. Sehingga, pemanfaatannya bisa berkesinambungan.

“Hal penting yang masih harus kita bina yaitu kemampuan P3A untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan, khususnya jaringan irigasi tersier. Sistem arisan air yang telah ada dan berlaku di beberapa wilayah layak untuk kita kembangkan lebih luas,” ujar Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Agung Hendriadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (29/4/2016).

Sementara untuk pengadaan alsintan, dalam dua tahun terakhir cukup masif. Namun, masih perlu dibangun terkait operation, repair, dan maintenance (ORM).

Menurut Agung, langkah awal yang dapat dilakukan Kementan yaitu penguatan kelembagaan yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) penerima alsintan dan Usaha Pengelola Jasa Alsintan (UPJA). “Pada akhir 2015, secara berjenjang Kementan telah melaksanakan pelatihan ORM alsintan di propinsi sentra produksi padi,” tuturnya.

Langkah awal ini, lanjut Agung, harus terus dilanjutkan secara masif. Agar investasi besar yang telah dilakukan pemerintah dapat dimanfaatkan secara berkesinambungan.

“Ke depan, pola revolving investasi mungkin akan kita rumuskan bersama,” kata Agung.

Sumber

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *