Tips Merawat Tanaman dalam Pot atau Polibag

Tips Merawat Tanaman dalam Pot atau Polibag
  1. Perawatan atau pemeliharaan tanaman yang ditanam dalam Pot juga sama dengan perawatan tanaman yang ditanam dalam wadah bekas. Perawatan dibawah ini berlaku untuk semua tanaman sayuran, baik tanaman sayuran daun maupun tanaman sayuran buah.
  2. Siram tanaman setiap, 1-2 kali sehari, tergantung pada kondisi media tanam. Jika pada sore hari media tanam masih lembab, media tidak perlu disiram. Namun jika terlihat kering, pada sore harinya media perlu disiram lagi.Cabut dan buang gulma yang tumbuh didalam pot atau polibag
  3. Lakukan pemupukan susulan setiap 7-10 hari, menggunakan pupuk organik (pupuk kandang atau kompos). Taburkan satu genggam pupuk kandang atau kompos ke media tanam. Bisa juga dalam bentuk cairan. Caranya, ambil satu genggam kompos, lalu larutkan dalam 400-500 ml air, aduk rata.
    Diamkan larutan tersebut selama satu atau dua malam. Setelah itu, siramkan larutan tersebut ke media tanam. Bisa juga menggunakan pupuk cair organik, dosis pemakaiannya disesuaikan dengan aturan yang tertera dikemasan.

Khusus Tanaman Sayuran Buah, Lakukan Pengajiran dan Pewiwilan!
Ajir ini berfungsi untuk menyangga tanaman cabai atau tanaman sayuran buah lainnya agar tidak mudah roboh, baik akibat tiupan angin maupun beban buah. Biasanya ajir dibuat dari bilah bambu berukuran panjang 100-120 cm.

Selain pengajiran, tanaman sayuran buah juga harus melalui proses pewiwilan agar dapat tumbuh optimal. Bagian tanaman yang harus diwiwil juga tidak boleh asal. Diketiak daun sering tumbuh tunas air. Tunas ini yang harus diwiwil atau dibuang karena bukan tunas produktif yang bakal menghasilkan buah. Tunas ini hanya akan menggerogoti jatah makanan cabang-cabang produktif. Jadi, ketika tunas air dipangkas, zat makanan hasil fotosintesis dapat digunakan secara maksimal bagi pertumbuhan vegetatif tanaman (akar, batang, cabang, dan daun)

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *