Teknis Budidaya Jamur Tiram untuk Pengolahan Media Tanam

Teknis Budidaya Jamur Tiram untuk Pengolahan Media Tanam

Daqu Agrotechno memiliki Pusat Pengembangan dan Pelatihan Jamur Tiram (P3JT) yang terletak di Desa Ciloto, Kec Cipanas, Kab Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan budidaya jamur tiram hampir setiap hari dilakukan, dari mulai pembuatan media tanam, packing baglog, pembibitan sampai ke pamenenan dan pemasaran. Disini kami ingin berbagi mengenai teknis pengolahan media tanam.. Lets check this out :

 

  • Bahan baku berupa serbuk kayu (gergaji), dedak/bekatul, tepung jagung, dan kapur dicampur sesuai takarannya.
  • Adukan diberi air secukupnya hingga mencapai kelembapan yang tepat.
  • Adukan diperam satu malam dan kemudian dikemas kedalam plastik log berukuran 17×35 cm atau 20×35 cm. Padatkan.
  • Tutup plastik log menggunakan ring atau diikat dengan tali tahan panas.
  • Lakukan sterilisasi media tanam untuk membunuh mikroba dalam media.
  • Sterilisasi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
    1. Sterilisasi pada temperatur 100° C selama minimal 5 jam dengan cara mengukus, waktu dihitung setelah suhu mencapai 100 derajat celcius. 2 jam dipertahankan pada suhu tersebut dan 3 jam selanjutnya proses pendinginan dan biarkan sampai panas tidak menyengat. Buka dan biarkan dingin dan simpan ditempat bersih.
    2. Sterilisasi pada temperatur 121° C selama 30 menit dengan menggunakan autoklaf atau dandang bertekanan uap.
      Peserta praktek membuat baglog (media tanam jamur)

      (Pembuatan media tanam jamur)

      mempraktekkan pembuatan baglog

      (Pembuatan baglog)

      Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam tentang jamur tiram, Anda dapat mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram di P3JT Daqu Agrotechno. Untuk Infonya ada disini.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *