Pertumbuhan Miselium pada Substrat (Media Tanam)

Pertumbuhan Miselium pada Substrat (Media Tanam)

Miselium jamur tiram dapat tumbuh di beberapa media antara lain media nutrien sintetik, media kultur cair, dan media substrat.

Miselium hasil kultur jaringan yang dijadikan bibit jamur umumnya ditumbuhkan pada media tanam biji-bijian atau media berbahan lignoselulosa untuk produksi badan buah. Dari hasil penelitian, miselium hasil kultur jaringan dapat tumbuh pada berbagai media biji-bijian seperti sorgum (cantel), gandum, oat, jewawut, jagung, dan padi. Namun, hasil pertumbuhan dari setiap jenis media tersebut tentu akan berbeda-beda. Pada media jagung dan cantel, miselium jamur tiram hanya membutuhkan waktu 7-8 hari untuk bisa memenuhi seluruh media. Pada media padi, gandum dan jewawut, miselium baru memenuhi media setelah diinkubasikan selama 10-12 hari, sedangkan pada oat membutuhkan waktu 13 hari.

Tabel 1 Pertumbuhan miselium bibit jamur tiram (Pleurotus sajor-caju) pada media tanam biji gandum, cantel, dan oat

Pertumbuhan Bibit (%)

Biji Gandum

Biji Cantel

Biji Oat

Waktu Inkubasi (Hari)

50

5,83

3,83

7,83

75

9,17

5,83

10,67

100

11,42

7,83

13,17

Sumber: Asgar dkk (2007)

Jamur tiram termasuk white rot fungi (jamur busuk putih) yang dapat langsung memanfaatkan selulosa dan lignin. Oleh karena itu, jamur tiram dapat ditanam pada limbah tanaman yang mengandung lignoselulosa yang tidak difermentasi terlebih dahulu. Hal ini karena substrat yang difermentasi akan menyebabkan hilangnya bahan organik yang diperlukan untuk pertumbuhan jamur tiram.

Media yang digunakan untuk menanam bibit harus telah disterilisasi yaitu dipanaskan pada suhu 80⁰C atau 100⁰C, kemudian didinginkan. Dengan pemanasan, kualitas substrat akan meningkat dan lebih banyak bahan terlarut yang dibebaskan, misalnya senyawa fenolik dan sakarida. Selain itu, pemanasan juga akan mematikan organisme lain dan mencegah pertumbuhan organisme kontaminan atau jamur lain yang tidak dikehendaki.

Setelah substrat disterilkan dan didinginkan sampai suhu 25⁰C, bibit jamur bisa ditanam dengan komposisi 2% dari berat substrat. Selanjutnya, media berisi bibit diinkubasikan (didiamkan dan dibiarkan tumbuh) pada suhu ruang antara 24-28⁰C dan dalam kondisi gelap. Setelah 3-4 minggu, miselium sudah memenuhi seluruh media sehingga permukaan media terlihat memutih karena tertutup oleh miselium jamur. (ss)

Anda berminat untuk mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram? Silahkan hubungi 0822-9889-1144 untuk informasi lebih lanjut ?

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *