Persiapan Ramadhan: Belajar Islam Melalui Pertanian

Persiapan Ramadhan: Belajar Islam Melalui Pertanian

Tak terasa, satu bulan lagi Ramadhan 1437 Hijriah hampir tiba. Tentu saja ini sesuatu yang menggembirakan bagi kita. Alangkah sempurnanya jika kegembiraan ini pula kita wujudkan dalam persiapan diri menyambut Ramadhan.

Oleh karena itu, sebagai upaya mempersiapkan datangnya Ramadhan, Daqu Agrotechno (lembaga pertanian yang dibentuk oleh Daarul Quran binaan Ustadz Yusuf Mansur) akan mengadakan Pelatihan Pertanian Terpadu dengan tema “Belajar Islam Melalui Pertanian“. Insya Allah pelatihan ini akan diselenggarakan pada tanggal 28-29 Mei 2016,

Tujuan Pelatihan Pertanian

Tujuan pelatihan ini adalah:

  • Para peserta bisa mengenal kebesaran Allah melalui sistem pertanian terpadu sebagai sebuah siklus yang Allah ciptakan untuk menjaga kehidupan.
  • Meningkatkan pengetahuan tentang pertanian terpadu berkelanjutan.
  • Meningkatkan keterampilan pengelolaan usaha tani yang memiliki nilai perbaikan lingkungan, ekonomis, sosial dan kesehatan.
  • Diseminasi teknologi pertanian tepat guna, efesien dan ramah lingkungan
  • Membangkitkan jiwa entrepreneurship di bidang pertanian secara holistik.
  • Para peserta bisa mempersiapkan diri menyambut Ramadhan, karena dalam kegiatan ini akan ada sesi motivasi persiapan Ramadhan agar para peserta bisa menjalani ibadah puasa dengan optimal.

Sekedar tambahan informasi taambahan, berikut adalah beberapa persiapan diri untuk menyambut Ramadhan:

1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).

4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

9. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Materi Pelatihan

  • Pengantar Pertanian Terpadu dan Organik
  • Motivasi persiapan Ramadhan: antara amalan dan tekad menjalani puasa dengan Optimal.
  • Budidaya padi organik
  • Integrasi tanaman, ternak dan ikan
  • Budidaya sayuran organik
  • Teknologi pembuatan pupuk organik
  • Teknologi pembuatan pestisida Nabati
  • Kunjungan lapang dan agrowisata

Tenaga Pelatih/Narasumber

Nara sumber berasal dari Tokoh tani pedesaan, tenaga ahli, dan praktisi pertanian organik diantaranya:

  1. Haji Ahmad Zakaria biasa dipanggil Haji Zaka (Tokoh tani pedesaan tingkat nasional, adalah ketua KTNA Jawa Barat dan Ketua Gapoktan Silih Asih Kab. Bogor).
  2. Dr. H. Samsudin, Msi (Ustadz sekaligus doktor lulusan Institut Pertanian Bogor)
  3. Praktisi pertanian ramah lingkungan lainnya lulusan Institut Pertanian Bogor

Waktu dan Tempat Pelatihan

Dilakukan selama 2 hari (28-29 April 2016), di Saung Tani Sehat, Ciburuy Bogor (Rumah pembelajaran Gabungan Kelompok Tani Silih-Gapoktan-Asih Bogor). Lokasi merupakan areal pertanian terpadu milik Gapoktan Silih Asih bernuansa pedesaan.

Biaya dan Fasilitas Pelatihan

Biaya Rp1.500.000/orang. Fasilitas: Sertifikat, Penginapan di Villa (jika peserta minimal 10 orang, Modul Training, Polo Shirt Cotton, Souvenir beras organik, Konsumsi (Snack dan makan).

Pendaftaran Pelatihan

Bagi yang berminat mengikuti “Pelatihan Pertanian Terpadu: Belajar Islam Melalui Pertanian” bisa langsung menghubungi kami:

DAQU AGROTECHNO

Jalan Acmad Adnawijaya, Nomor 140, Bantarjati – Bogor 16152 – Jawa Barat

SMS/WA: 0822 9889 1144

BBM: 7DC1BF11

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *