Persiapan Hidroponik Sayuran untuk Hobiis

Sistem penanaman hidroponik tidak hanya untuk usaha, tetapi juga untuk hobi. Bahkan, kebanyakan pengusaha hidroponik bermula dari hobi dahulu. Hobi menanam sayuran secara hidroponik mempunyai kepuasan tersendiri. Biasanya hobiis akan puas bila tanaman sayurnya berbuah atau dapat memanennya, walaupun hanya sedikit.

Bertanam hidroponik untuk hobi tentunya lebih mudah dibandingkan untuk skala usaha karena segala keperluan yang dipilih merupakan keperluan-keperluan yang praktis. Biasanya para hobiis tidak mementingkan harga, artinya harga mahal pun tetap dibeli karena yang diharapkan adalah suatu kepuasan dari hasil berhidroponik ini.

Segala bahan yang telah diuraikan pada Bagian I dapat juga digunakan dalam hidroponik untuk hobiis ini. Namun, uraian lebih jelasnya seperti di bawah ini.

A. Persiapan Lahan

Menanam secara hidroponik tidak memerlukan tempat yang banyak. Oleh karena itu, para hobiis yang ingin menanam sayur secara hidroponik tidak perlu berkecil hati bila lahannya sempit. Tempat yang dipergunakan tidak banyak karena penanaman dilakukan di pot sehingga dapat ditempatkan di teras, di atas atap, atau diatur secara vertikal (vertikultur).

Tanaman hidroponik vertikultur

Tanaman hidroponik vertikultur

Cara membuat hidroponik vertikultur dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut. Siapkan pipa PVC berdiameter 10 cm dengan panjang 120 cm. Jumlah pipa tersebut tergantung keinginan kita. Masing-masing ujung pipa yang berlubang ditutup dengan bekas tutup deterjen yang berdiameter 10 cm. Agar tutup itu kuat, antara tutup dan pipa dapat diberi lem. Salah satu sisi pipa dilubangi sebagai lubang tanam, dengan diameter 5 cm. Jumlah lubang 3 buah dengan jarak antarlubang sekitar 30 cm. Jumlah lubang tergantung jarak tanam, semakin rapat jumlahnya semakin banyak. Selanjutnya, buat rak berkaki segitiga yang diberi tempat untuk pipa. Rak ini dapat dibuat dari besi yang dilas atau dari kayu.

Penanaman di pipa dapat dilakukan sebelum pipa ditempatkan di rak. Jadi, pipa diisi dengan media dahulu, kemudian dilakukan penanaman. Setelah selesai penanaman, pipa ditempatkan di rak. Untuk penyiramannya, tempatkan wadah ait/nutrien pada rak bagian atas, kemudian air/nutrien diberikan dengan sistem tetes atau air mengalir. Bila cara penyiraman ini dirasakan sulit maka tanaman dapat disiram secara manual, asal rajin menyiramnya.

B. Media

Media yang digunakan untuk usaha komersial seperti arang sekam, pasir, zeolit, dan serbuk sabut kelapa, dapat pula digunakan untuk hobi. Namun, para hobiis mempunyai kecenderungan untuk menampilkan tanamannya seindah mungkin. Oleh karena itu, umumnya mereka memilih media pasir yang di atasnya dicampur dengan zeolit karena zeolit mempunyai penampilan yang bersih.

Dalam penggunaan media, perlu dilakukan pembersihan terlebih dahulu. Cara membersihkan/perlakuan sebelum digunakan untuk media tersebut sama dengan yang diuraikan di Bagian I Bab 1.

C. Wadah/Pot

Sebagai wadah untuk tanaman hidroponik dapat digunakan berbagai jenis. Mulai dari wadah yang sederhana dan murah sampai wadah yang cantik dan mahal. Contoh wadah-wadah tersebut antara lain wadah plastik yang berbentuk baki, keranjang, paralon yang diberi lubang, ember plastik, dan pot-pot hidroponik. Selain itu, dapat juga digunakan wadah dari papan. Bila menggunakan wadah dari papan, bagian dalamnya dialasi plastik agar terhindar dari jamur yang sering muncul di papan dan salah satu sudutnya diberi lubang untuk keluarnya air yang berlebihan.

D. Nutrien

Nutrien untuk hidroponik dapat dibuat/diramu sendiri atau dibeli yang sudah jadi. Untuk hobiis lebih praktis dengan membeli nutrien jadi. Nutrien jadi memang lebih mahal dibandingkan nutrien yang diramu sendiri. Namun, nutrien yang diramu sendiri dapat menjadi mahal bila hanya dibutuhkan sedikit karena untuk membeli bahan-bahannya harus dalam ukuran tertentu sehingga setelah diramu akan diperoleh nutrien dalam jumlah yang banyak sekali. Nutrien jadi yang dapat dibeli antara lain Gandapan, Hyponex, Margaflor, Vitabloom, dan Supergrow. Nutrien tersebut merupakan nutrien yang mengandung unsur hara makro, sedangkan untuk unsur mikronya dapat digunakan Metalik dan Lauxin.

E. Jenis Sayuran yang Sesuai untuk Hobiis

Semua jenis sayuran untuk usaha komersial dapat digunakan juga oleh hobiis. Namun, ada hobiis yang ingin menanam sayuran berumur panjang dan mempunyai buah. Jenis yang cocok untuk hobiis tersebut adalah tomat, paprika, cabai, dan mentimun. Sedangkan hobiis yang ingin cepat memetik hasilnya dapat menanam kangkung, bayam, selada, sawi, atau seledri. (hp/yhi)

Anda berminat untuk mengikuti pelatihan hidroponik ? Silahkan hubungi 0822-9889-1144 untuk informasi lebih lanjut ?

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *