Persiapan Bahan Baku Media Tanam

Persiapan Bahan Baku Media Tanam

Terdapat tiga poin dalam persiapan bahan baku media tanam meliputi bentuk wadah log media tanam, membuat baglog, dan menyemai (menginokulasi) bibit ke dalam baglog.

“Bahan baku media tanam dapat diperoleh dari limbah yang mudah ditemui di lingkungan sekitar.”

Bahan utama untuk pembuatan media tanam jamur adalah yang mengandung lignoselulosa. Di sekitar kita banyak terdapat bahan tersebut. Berbagai macam limbah pertanian, limbah industri kayu, limbah kertas, dan limbah industri yang menggunakan bahan tanaman. Jenis bahan baku yang sudah dicoba untuk menanam jamur adalah kayu gelondongan, serbuk kayu gergaji, jerami padi, aval kapas, bagas (ampas tebu) dan blotong (limbah lumpur industri pabrik gula), sekam, tongkol jagung, alang-alang, dan kulit kacang-kacangan. Di antara berbagai bahan baku media tanam tersebut, bahan serbuk kayu gergaji adalah yang paling sering digunakan.

dsc_3165

Untuk jamur tiram, serbuk kayu gergaji yang telah diketahui baik untuk penanaman adalah serbuk kayu albizia. Serbuk kayu lain bisa digunakan, terutama kayu sejenis. Khusus serbuk gergaji kayu randu, sukun, gelugu (batang kelapa), serta serbuk kayu keras (warna kecokelatan atau kehitaman), harus diberikan bahan campuran yang banyak mengandung selulosa (serat). Serbuk gergaji yang didapatkan dari industri sawmill, biasanya terkena oli atau pelumas. Hal ini bisa dihilangkan dengan meletakkannya di tempat terbuka dan membiarkan kayu gergaji terkena hujan setiap hari atau sengaja dimasukkan ke dalam bak air selama beberapa hari, lalu ditiriskan.

Apabila menggunakan bahan baku jerami, sebaiknya berupa jerami kering. Jerami kering tidak harus dipotong-potong pendek seperti saat membuat bibit, tapi bisa dirobek menggunakan alat trasher sekaligus saat memanen padi atau bisa menggunakan alat chopper. Jerami kering ini direndam beberapa jam, lalu ditiriskan.

Bahan baku ampas tebu yang berasal dari industri pabrik gula biasanya dalam bentuk bal yang ditekan sehingga kering. Ampas tebu kering ini direndam terlebih dahulu selama beberapa jam, lalu ditiriskan. Komposisi beberapa media tanam yang sudah dicoba dan dipublikasikan menghasilkan panen jamur yang baik dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1 Beberapa susunan dan komposisi media tanam

No.

Susunan Media Tanam

Komposisi

1

Serbuk gergaji

100 kg

Bekatul

10 kg

Kapur gamping

1,5 kg

Gips

0,5 kg

Pupuk TSP

0,5 kg

2

Jerami padi

100 kg

Bekatul

10 kg

Kapur gamping

1,5 kg

Gips

0,5 kg

Pupuk TSP

0,5 kg

3

a Menggunakan pupuk
Bagas (ampas tebu)

100 kg

Bekatul

10 kg

Kapur gamping

1,5 kg

Gips

0,5 kg

Pupuk SP-36

0,5 kg

b Tanpa pupuk
Bagas (ampas tebu)

75%

Blotong kering

25%

Sumber: Gustam et al., 1991; Ambarwati, 1991; Sumarsih, 1992; Riyati dan Sumarsih, 2002.

(ss)

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *