Persemaian pada Hidroponik Seledri, Sawi dan Selada

Persemaian pada Hidroponik Seledri, Sawi dan Selada

Persemaian dapat dibedakan menjadi dua yaitu persemaian yang menggunakan media yang sama dengan media untuk tanaman besar dan persemaian yang menggunakan media yang tidak sama.

1. Persemaian untuk seledri dan sawi

a. Persemaian dengan media yang sama

Langkah-langkah persemaian dengan media ini adalah sebagai berikut.

  • Bak semai diisi dengan media steril setinggi 5-7 cm.
  • Benih dan pasir kering dicampur dengan perbandingan 1:10, kemudian diaduk sampai merata.
  • Campuran tersebut ditaburkan di atas media yang telah dibuat larikan. Jarak antarlarikan sekitar 3-5 cm.
  • Di atas larikan tersebut kemudian ditimbun lagi dengan media halus setebal 3-5 mm secara merat. Supaya merata dapat digunakan ayakan.
  • Bak semai ditutup dengan tisu basah atau dengan plastik rapat-rapat.
  • Bak semai disimpan dalam ruangan yang gelap dengan kelembapan 80-90% dan suhu 18-25⁰C. Penyimpanan dilakukan selama 3-7 hari karena dalam waktu tersebut biasanya benih telah berkecambah.
  • Bak semai dipindahkan ke tempat yang agak terang (cahaya matahari 10-20%) atau terkena matahari pagi/sore selama 1-2 jam.
  • Tutup dibuka berangsur-angsur untuk menyesuaikan diri terhadap matahari sampai daunnya muncul. Selanjutnya dilakukan penyiraman dengan nutrien ½ dosis.
  • Apabila bibit telah mempunyai 3-4 helai daun atau berusia sekitar 3-4 minggu sejak penyemaian, bibit dipindahkan ke tempat penanaman. Caranya dengan mengangkat akar bersama-sama dengan medianya. Bibit yang baik adalah bibit yang sehat dan berukuran seragam.

b. Persemaian untuk media yang tidak sama

Caranya hampir sama dengan cara persemaian untuk media yang sama. Namun, pada tahap akhir ada perbedaan sebagai berikut.

  1. Persemaian tidak perlu diberi nutrien karena media telah mengandung unsur hara yang cukup.
  2. Pemindahan bibit ke tempat penanaman dengan cara dicabut secara hati-hati dan diusahakan tidak banyak media yang menempel/terbawa.

2. Persemaian untuk selada

Ukuran biji selada cukup besar sehingga sejak di persemaian jarak tanamnya dapat diatur. Hal ini dilakukan untuk mengefisienkan tempat persemaian dan agar pertumbuhannya tidak berdesakan sehingga bibit yang tumbuh dapat seragam.

Pada dasarnya cara persemaian ini sama dengan di atas hanya dalam persemaian ini jarak tanamnya telah diatur. Caranya sebagai berikut.

  1. Setelah permukaan media di dalam bak semai diratakan, dibuat lubang tanam sedalam 5 mm dengan menggunakan tugal atau pensil runcing. Jarak tanam masing-masing lubang yaitu 3 x 5 cm.
  2. Benih dimasukkan ke dalam lubang tanam. Masing-masing lubang diisi 1-2 benih.
  3. Lubang tanam ditutup dengan media halus.
  4. Cara selanjutnya sama dengan persemaian untuk sawi atau seledri. (hp/yhi)

Anda berminat untuk mengikuti pelatihan hidroponik ? Silahkan hubungi 0822-9889-1144 untuk informasi lebih lanjut ?

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *