Penyulaman Tanaman Cabai

Penyulaman Tanaman Cabai

Penyulaman adalah kegiatan mengganti bibit tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang baik (lambat). Bibit pengganti harus berasal bibit cadangan yang telah disiapkan sebelumnya agar pertumbuhannya relatif sama dengan tanaman lain. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada sore hari agar bibit mudah beradaptasi.

Cara penyulaman

1. Cabut bibit yang pertumbuhannya tidak sempurna atau mati

Jika kematian karena serangan penyakit, cabut tanaman beserta tanahnya. Biasanya serangan penyakit mulai terlihat pada 3 hari setelah tanam (HST). Buang tanah pada lubang bekas tanaman yang sakit. Selanjutnya berikan larutan fungisida ke dalam lubang tanam, seperti Antracol atau Dithane dengan konsentrasi 2 g/L. Penyakit yang menyerang pada fase ini biasanya adalah rebah kecambah. Setelah itu, biarkan selama beberapa hari.

2. Tanam bibit sehat ke dalam lubang tanam

Bibit sehat segera ditanam ke dalam lubang tanam. Selanjutnya, tambahkan tanah baru dan padatkan dengan cara menekan permukaan tanah agar bibit dapat berdiri kokoh. Lakukan penyiraman dengan segera.

3. Kapan penyulaman dilakukan

Penyulaman dilakukan saat tanaman berumur maksimal 2 minggu setelah tanam (MST). (ms/ry/rd)

 

Sumber: Buku “Budidaya Cabai Panen Setiap Hari”

Penulis: Prof. Dr. Ir. Muhamad Syukur, SP, MSi, Dr. Rahmi Yunianti, SP, MSi dan Rahmansyah Dermawan, SP, MSi

 

Sebelumnya: Pengajiran Tanaman Cabai

Selanjutnya: Pewiwilan (Perempelan) Tanaman Cabai

Selangkapnya: Panduan Budi Daya Cabai

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *