Pengolahan Media Tanam dalam Proses Penanaman Timun

Pengolahan Media Tanam dalam Proses Penanaman Timun

Membentuk tanah menjadi subur merupakan hal yang wajib Anda lakukan. Cara menanam timun supaya hasilnya baik tentu tidak asal-asalan.

a. Lahan Pekarangan

Lakukan pengolahan tanah terlebih dahulu, dengan dicangkul atau dibajak, supaya menjadi gembur. Kemudian diamkan kurang lebih 3 hari-1 minggu, agar tanah terkena sinar matahari. Fungsinya untuk mengurai zat beracun, mikroorganisme pengganggu, dan menguraikan tanah.

Proses selanjutnya, berikan pupuk kandang secukupnya, menyesuaikan kondisi lahan pekarangan Anda. Untuk menjaga keasaman maka sebaiknya tambahkan kapur pertanian sedikit saja.

Dalam pengolahan lahan, cara menanam timun selanjutnya adalah Anda perlu membentuk lahan menjadi bedengan (gundukan). Ukuran ideal bedengan L 100 x T 40 x P menyesuaikan lahan. Berikan jarak antarbedengan 50 cm, hal ini berfungsi sebagai drainase dan mempermudah cara menanam timun.

Cara menanam timun pada lahan sangat dianjurkan untuk menggunakan mulsa, untuk menjaga tanaman timun dari gulma, agar tidak busuk dan fungsi mulsa dapat membantu menjaga kesuburan. Jika tidak ada mulsa plastik. Anda dapat menggunakan mulsa jerami kering, hal ini lebih hemat tentunya.

b. Media Polybag

jika cara menanam timun Anda jalankan dengan media polybag, maka langkah yang Anda lakukan pertama kali yaitu menyiapkan lahan berupa polybag (2-5 kg). Kemudian Anda harus menyiapkan tanah untuk mengisi polybag tersebut.

Gunakan tanah tegalan/kebun, kemudian siapkan pupuk kandang dan kapur. Perbandingan takaran media tanam cara menanam timun dengan media polybag yaitu 5:1 (tanah:pupuk kandang).

Bahasan selanjutnya insyaAllah mengenai tahap penyemaian benih (:

Simak juga ulasan sebelumnya: Persyaratan Lokasi Tanam Timun, juga ulasan selanjutnya Proses Penanaman Tanaman Timun

 

Sumber: www.infoagribisnis.com

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *