Pengendalian Penyakit Bercak Daun Cercospora pada Tanaman Cabai

Pengendalian Penyakit Bercak Daun Cercospora pada Tanaman Cabai

Penyakit ini disebabkan oleh Cercospora capsici Heald and Wolf. Daun petiolus, bunga, batang, dan pedicil dapat diserang penyakit ini. Serangan yang terjadi pada pedicil dapat menimbulkan malformasi buah, artinya buah tidak dapat berkembang, melainkan kerdil. Bercak daun cercospora dapat menimbulkan defoliasi jika serangan terjadi pada daun. Sementara itu, jika serangan terjadi pada bunga akan terjadi gugur bunga.

Bercak daun cercospora berbentuk oblong (bulat) sirkuler dengan bagian tengah berwarna abu-abu tua dan cokelat tua di bagian luarnya. Adapun ukurannya 0.25 cm. Penyakit ini juga dikenal sebagai penyakit bintik mata kodok karena bintik tersebut berbentuk mata kodok. Saat berukuran lebih besar, bercak mengering dan retak dan akhirnya bagian yang terserang akan rontok.

Pengendalian penyakit bercak daun cercospora sebagai berikut.

  • Atur kelembapan lingkungan pertanaman dengan cara pengaturan drainase dan jarak tanam. Jarak tanam rapat dapat menyebabkan kelembapan terlalu tinggi, terutama pada musim hujan.
  • Musnahkan bagian tanaman yang terinfeksi. Selanjutnya, segera cuci tangan setelah memegang tanaman sakit. Usahakan tidak memegang tanaman (bagian tanaman) yang sehat setelah memusnahkan bagian tanaman yang sakit.
  • Lakukan pergiliran (rotasi) tanaman dengan tanaman lain yang bukan famili Solanaceae atau tanaman inang lainnya.
  • Kendalikan penyakit dengan menyemprotkan fungisida, misalnya Antracol 70 WP, Daconil 70 WP, dan Manzate 82 WP (fungisida kontak); Folicur 25 WP, Topsin M70 WP, Previcur N, Starmyl 25 WP, Score 250 EC, dan Amistartop 325 EC (fungisida sistemik). Semprotkan fungisida secara bergilir antarpenyemprotan, baik yang menggunakan fungisida sistemik atau fungisida kontak atau bisa juga gabungan keduanya. (ms/ry/rd)

 

Sumber: Buku “Budidaya Cabai Panen Setiap Hari”

Penulis: Prof. Dr. Ir. Muhamad Syukur, SP, MSi, Dr. Rahmi Yunianti, SP, MSi dan Rahmansyah Dermawan, SP, MSi

Sebelumnya: Pengendalian Penyakit Bercak Bakteri pada Tanaman Cabai

Selanjutnya: Pengendalian Penyakit Busuk Lunak Bakteri pada Tanaman Cabai

Selangkapnya: Panduan Budi Daya Cabai

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *