Pendapatan dan Keuntungan dalam Analisis Usaha Pembibitan Jamur Tiram

Pendapatan dan Keuntungan dalam Analisis Usaha Pembibitan Jamur Tiram

1. Pendapatan Per Tahun

  • Pendapatan dari penjualan bibit

= jumlah bibit 24.000 per bulan x harga bibit Rp 2.000,-

= (24.000 x 12) x Rp 2.000,- = Rp 576.000.000,-

 

  • Risiko kerusakan bibit 5% (retur penjualan)

Retur penjualan

= 5% x pendapatan dari penjualan

= 5% x Rp 576.000.000,- = Rp 28.800.000,-

 

  • Penerimaan

= pendapatan dari penjualan bibit – retur penjualan

= Rp 576.000.000,- – Rp 28.800.000,- = Rp 547.200.000,-

 

2. Keuntungan Per Tahun

Keuntungan = penerimaan – total biaya produksi

= Rp 547.200.000,- – Rp 358.230.000,-

= Rp 188.970.000,- per tahun

= Rp 15.747.500,-

 

Apabila modal usaha sebagian diperoleh dari pinjaman, keuntungan masih dikurangi dengan jumlah bunga pinjaman per tahun. Keuntungan tersebut juga masih dikurangi lagi dengan pajak per tahun, sehingga dapat dihitung keuntungan bersih per tahun atau per bulan. (ss)

 

Namun, akan lebih baik apabila dari awal menggunakan modal sendiri, tanpa pinjaman (apalagi yang berbunga), kecuali pinjaman tanpa bunga.

 

Anda berminat untuk mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram? Silakan hubungi 0822-9889-1144 untuk informasi lebih lanjut?

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *