Penanganan Panen Jamur Tiram

 

Jamur tiram mulai panen sekitar 1,5 bulan dari pertama kali tanam (inokulasi).  Setelah itu, jamur tiram dapat dipanen hingga 10 kali dengan selang waktu 7 – 10 hari.  Pemanenan jamur tiram sedikit berbeda dengan pemanenan jenis tanaman lain.  Jamur tidak dipilih yang berukuran besar saja, namun satu rumpun jamur dicabut seluruhnya,  baik besar maupun kecil.  Karena pemanenan dilakukan keseluruhan, maka pemanenan harus dilakukan dengan tepat.

Hal-hal yang diperhatikan dalam pemanenan jamur tiram:

  • Pemanenan dilakukan apabila jamur telah berumur 7-10 hari sejak pertama kali tumbuh.
  • Ukuran jamur sudah cukup besar, setidaknya ada 1-3 jamur yang telah berukuran 5-10 cm dalam satu rumpun.
  • Pencabutan rumpun jamur dilakukan secara keseluruhan hingga akar-akarnya.  Tidak boleh meninggalkan sedikitpun busuk bagian jamur karena dapat membusuk dan mengganggu jamur generasi selanjutnya.
  • Setelah dicabut, media dikorek dan dibuang sedikit.  Tujuannya untuk menghilangkan sisa rumpun yang telah dipanen, serta memperbarui media untuk generasi selanjutnya.
  • Pemanenan  sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk menjaga kesegaran.  Jamur yang dipanen segera diolah atau disimpan secara khusus.

Cara dan waktu pemanenan jamur tiram terkait dengan teknis budi daya.  Pemanenan yang keliru akan membuat pertumbuhan generasi selanjutnya terhambat.  Selain itu, pemanenan jamur sebaiknya bertahap sesuai jumlah yang dibutuhkan pasar.  Pengaturan masa panen dan tanam (inokulasi) lebih menguntungkan pembudidaya karena jamur tersedia sepanjang waktu dan risiko kerugian akibat kerusakan lebih rendah.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *