Pemuda dan Pembangunan Pertanian

Pemuda dan Pembangunan Pertanian

Pertanian merupakan satu bidang yang identik dengan pekerjaan orangtua, kotor, berpanas-panasan, capek, nyangkul di sawah, dan istilah lain semisalnya. Hal ini bukan sekadar menjadi rahasia umum lagi, bahkan fakta di lapangan. Zaman sekarang, siapa anak muda yang mau bersusah payah menghabiskan tenaganya untuk bertani di sawah. Lebih baik migrasi ke luar daerah yang lebih menjanjikan. Paradigma itu sudah merasuk di benak mayoritas pemuda saat ini, namun alhamdulillah tidak sedikit juga pemuda yang masih mencintai warisan leluhurnya ini yaitu memanfaatkan potensi lahan sawahnya untuk menghasilkan bahan makanan yang nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat (termasuk masyarakat kota).

Tim Daqu Agrotechno sedang membajak lahan produktif Daqu Agrotechno di Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Dok. Daqu Agrotechno

Tim Daqu Agrotechno sedang membajak lahan produktif Daqu Agrotechno di Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat. Foto: Dok. Daqu Agrotechno

Berdasarkan beberapa sumber bacaan, profil petani yang ada di Indonesia terdiri atas petani yang tak berdaya dan sering diberdayakan melalui beberapa program, baik oleh pemerintah maupun pihak swasta. Namun dalam kenyataannya masih banyak petani yang hidup di bawah garis kemiskinan. Belum lagi permasalahan yang berkaitan dengan kekeringan, intensitas hujan yang berlebih, cuaca yang tidak menentu, serta berbagai serangan hama penyakit. Hal ini menambah citra buruk pertanian di mata pemuda yang lebih terpikat dengan tawaran yang lebih menggiurkan di luar sana.

Lokasi: P3JT Daqu Agrotechno, Ciloto, Cipanas, Puncak, Jawa Barat. Foto: Dok. Daqu Agrotechno

Lokasi: P3JT Daqu Agrotechno, Ciloto, Cipanas, Puncak, Jawa Barat. Foto: Dok. Daqu Agrotechno

Menyikapi hal yang disebutkan di atas, tidak layak apabila kita sebagai pemuda hanya diam membisu, lantas terbelenggu oleh bingkai kehidupan yang kerap kita buat sendiri. Ayo pemuda bangkit! Apabila enggan berpanas-panas ria di sawah, setidaknya ada sumbangsih yang kita berikan untuk pembangunan pertanian Indonesia. Seperti yang kami kutip dari blog[dot]umy[dot]ac[dot]id, ada beberapa peran yang harus diambil oleh pemuda berkaitan dengan pertanian, di antaranya:

1. Mengambil peran besar dalam proses pembuatan kebijakan sektor pertanian

Pada fase inilah, para pemuda dapat mengeluarkan gagasan-gagasan cemerlangnya guna kemajuan petani dan pertanian Indonesia. Diharapkan para pemuda memiliki pengetahuan yang mendalam serta mempunyai data-data empiris yang akan bermanfaat untuk pembuatan kebijakan di sektor pertanian.

2. Melakukan pengawasan terhadap program-program pertanian

Satu hal yang juga mendesak adalah bagaimana agar program yang telah disusun dapat diterima sesuai dengan sasaran dan target yang telah ditetapkan. Di sinilah peran pemuda dapat diberikan untuk memperbaiki lemahnya sistem pengawasan tersebut.

3. Melakukan pencerdasan, pendampingan, dan upaya pemberdayaan petani

Pemuda pada dasarnya adalah bagian dari masyarakat. Keberadaan pemuda di tengah masyarakat setidaknya dapat memberikan peluang pemberdayaan bagi masyarakat yang rata-rata berpendidikan rendah. Salah satu hal yang dapat diberikan dalam konteks pencerdasan, pendampingan, dan pemberdayaan petani adalah dengan turut serta membangun kelembagaan petani.

4. Memberikan advokasi-advokasi pertanian

Ketidakberdayaan petani menghadapo sistem yang tidak menguntungkan perlu mendapatkan pendampingan dari para pemuda. Dengan adanya sistem ijon, rentenir, pedagang dapat dijadikan wahana para pemuda untuk menyalurkan kontribusinya.

5. Menjadi SDM pembangunan pertanian

Saat ini banyak pemuda Indonesia yang memiliki cita-cita berkiprah di luar sektor pertanian. Tentunya, hal tersebut adalah hal yang wajar dan sah-sah saja. Namun demikian, setidaknya masih diperlukan para pemuda yang memiliki komitmen untuk terjun membangun sektor pertanian.

Apabila para pemuda yang memiliki kekuatan dan semangat yang tinggi terjun ke dunia pertanian, tentunya negara ini masih mempunyai harapan untuk melihat naiknya kesejahteraan petani Indonesia.

Itulah tadi peran serta para pemuda dalam bidang pertanian, semoga ke depannya para pemuda tidak melupakan perannya dalam membangun negeri ini khususnya di bidang pertanian.

Demikian, semoga bermanfaat. (rm)

 

*Diramu dari berbagai sumber

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *