Pemeliharaan dan Panen Terong

Pemeliharaan dan Panen Terong

A. Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman terong termasuk mudah dibandingkan dengan tanaman tomat. Tanaman terong lebih tahan terhadap penyakit layu dan hujan. Memeliharanya hanya dengan membersihkan gulma pengganggu dan memberikan air bila kekeringan. Selain itu, memeliharanya dengan cara memberantas hama dan penyakit yang menyerang tanaman terong.

Hama yang sering menyerang tanaman terong ialah kutu daun. Kutu daun tersebut dapat dikendalikan dengan Curacron 500 EC dan Ambush 2 EC. Penyakit yang berbahaya menyerang terong umumnya disebabkan oleh cendawan. Cendawan Phomopsis vexans dan Diaporthe vexans dapat menyebabkan penyakit busuk buah, sedangkan cendawan Vertisilium alboatrum menyebabkan penyakit gugur daun. Kedua penyakit ini sulit untuk diberantas. Akan tetapi, dengan menyemprotkan fungisida, misalnya Dithane M-45 dengan konsentrasi 0.2-0.3% biasanya dapat menolong bila serangan belum menghebat.

B. Pemanenan

Buah pertama dapat dipanen hasilnya setelah tanaman berumur empat bulan. Pemanenan jangan sampai terlambat karena rasa buahnya menjadi liat atau kurang enak. Tanaman yang baik akan menghasilkan 10-30 ton buah terong tiap Hektare, tergantung varietasnya. (HS/FAN)

 

Sumber: Buku “Bertanam Sayuran Buah 20 Sayuran Komersial”

Penulis: Hendro Sunarjono dan Febriani Ai Nurrohmah

 

Sebelumnya: Mari Bertanam Terong

Selanjutnya: Manfaat dan Cara Bertanam Buah Ranti (Leunca) Hingga Panen

Selangkapnya: Bertanam Sayuran Buah

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *