Pembuatan Bibit Dasar (Bibit Induk)

Pembuatan bibit induk dapat dibuat menggunakan bahan biji-bijian atau lignoselulosa.

1. Membuat Bibit Induk dengan Bahan Biji-bijian

Biji-bijian yang bisa dipilih untuk membuat bibit induk di antaranya sorgum/cantel, jagung, biji milet, atau padi. Cara membuat bibit induk dengan bahan biji-bijian sebagai berikut.

  • Rebus biji-bijian dalam air sampai menyerap air (tidak sampai pecah), tiriskan dalam tambir untuk membuang kelebihan air, campur dengan kapur (CaCO3) sebanyak 2% berat.

whatsapp-image-2016-12-22-at-13-36-56

  • Masukan ke dalam botol atau kantong plastik polipropilen, lalu tutup dengan kapas dan kertas. Sterilisasi menggunakan autoklaf pada suhu 121⁰C selama 30 menit. Setelah dingin, inokulasi dengan 2-3 potong (ukuran tiga milimeter) miselium kultur murni, lalu inkubasikan.

whatsapp-image-2016-12-22-at-13-37-00

  • Setelah 1-2 minggu (tergantung dari jenis biji-bijian yang digunakan), miselium akan tumbuh merata di seluruh permukaan media. Bibit induk pun siap digunakan untuk membuat bibit pokok dan bibit sebar.

whatsapp-image-2016-12-22-at-13-37-01

2. Membuat Bibit Dasar pada Bahan Lignoselulosa

Pilih bahan yang akan digunakan, jerami (potong 3-5 cm), sekam, atau kayu gergaji. Campur bahan lignoselulosa dengan bekatul 10%, kapur gamping 2%, gips 0,5%, dan SP-36 0,5%. Perbandingan berat bahan lignoselulosa : bekatul : kapur : gips : SP-36 = 100 : 10 : 2 : 0,5 : 0,5. Kelembapan campuran bahan dibuat 60-70%, cirinya saat dikepal terasa basah, tetapi air tidak menetes, dan kepalan mudah hancur jika disentuh.

Campuran dimasukkan ke dalam botol atau kantong plastik polipropilen, lalu tutup dengan kapas dan kertas. Selanjutnya, disterilkan menggunakan autoklaf pada suhu 121⁰C selama 30 menit. Setelah dingin, inokulasi dengan potongan miselium kultur murni, lalu diinkubasikan. Setelah miselium tumbuh merata di seluruh permukaan media (kira-kira 3-4 minggu tergantung bahan lignoselulosa), bibit siap diperbanyak menjadi bibit pokok dan bibit sebar. (ss)

Bibit jamur pada bahan lignoselulosa. Menggunakan media jerami dalam kemasan plastik dan dengan media serbuk gergaji menggunakan kemasan botol saus.

Bibit jamur pada bahan lignoselulosa. Menggunakan media jerami dalam kemasan plastik dan dengan media serbuk gergaji menggunakan kemasan botol saus.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *