Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 21-22 September 2017

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 21-22 September 2017

Kamis-Jumat (21-22/09) telah dilaksanakan pelatihan budidaya jamur tiram di Pusat Pengembangan dan Pelatihan Jamur Tiram (P3JT) Daqu Agrotechno, Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pelatihan yang dilaksanakan kali ini merupakan pelatihan privat paket lengkap. Peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 1 orang.

Program ini bertujuan secara umum agar peserta mampu memahami dan menguasai teknik budidaya jamur tiram, mulai dari mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur tiram, mengetahui dan mempraktekkan secara langsung cara pembuatan media tanam jamur tiram (baglog), packing baglog, inokulasi, pembuatan kumbung, perawatan, pembuatan bibit F0, F1, F3, cara pemilihan indukan, dan penanganan pasca panen serta mengetahui potensi pasar jamur, juga analisa bisnis budidaya jamur tiram. Selain itu, peserta diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan menjadi mitra dari Daqu Agrotechno sebagai inti plasma.

Seperti halnya pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, pelatihan budidaya jamur tiram kali ini dirancang agar para peserta bisa belajar secara teori sekaligus praktek budidaya jamur tiram secara bertahap dengan dipandu oleh seorang instruktur yang kompeten, harapannya adalah peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dengan mengikuti pelatihan ini.

Pelatihan dimulai pada pukul 9.30 WIB dimulai dengan penyampaian materi (teori) tentang basic budidaya jamur tiram terutama penanganan pasca panen, packing baglog (media tanam jamur tiram), inokulasi bibit ke dalam baglog. Setelah itu, dilanjutkan praktek mengemas baglog di lapang dan inokulasi (memasukkan bibit ke dalam baglog). Setelah ishoma dilanjutkan dengan observasi lapang atau pengenalan tempat kerja ke kumbung yang terdapat di P3JT. Pelatihan hari pertama selesai pada pukul 17.00 WIB, kemudian peserta, instruktur dan panitia pelatihan berangkat menuju penginapan di Hotel Casa Monte Rosa, Ciloto, Puncak, Jawa Barat.

Pelatihan hari kedua mulai pukul 7.30 WIB. Materi pelatihan hari kedua ini fokus pada pembuatan bibit F0, F1 dan F2. Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena memang tujuan utama peserta mengikuti pelatihan ini adalah untuk mempelajari bagaimana cara membuat bibit F0, F1 dan F2. Sebelum mengikuti pelatihan bersama Daqu Agrotechno, peserta sudah memiliki usaha budi daya jamur tiram namun yang selama ini baru dilakukan adalah membudidayakan jamur tiram dari baglog. Nah, peserta ingin mempelajari cara pembuatan F0, F1 dan F2 untuk lebih mengembangkan usahanya. Peserta mengakui bahwa selama proses pelatihan tidak mengalami kesulitan yang berarti namun memasuki praktek pembuatan F0, peserta agak merasa kesulitan pada awalnya karena belum terbiasa. Namun dengan bimbingan dan pendampingan dari instruktur, peserta pun dapat belajar dengan baik.

Usai melakukan praktek pembuatan bibit F0, F1 dan F2 peserta dan instruktur beristirahat (ishoma) kemudian dilanjutkan dengan bincang santai, tanya jawab dan sharing pengalaman agar peserta lebih mantap dan merasa puas dengan pelaksanaan pelatihan ini. Pelatihan ditutup pada pukul 14.00 WIB. Setelah selesai mengikuti pelatihan ini peserta tetap bisa berkonsultasi dengan instruktur via telepon dalam masa 3 bulan.

Berikut ini beberapa dokumentasi kegiatan pelatihan budidaya jamur tiram 21-22 September 2017 di P3JT Daqu Agrotechno.

Pemaparan teori budidaya jamur tiram secara privat oleh instruktur kepada peserta diselingi tanya jawab. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta sedang mengamati lokasi dan alat untuk proses penyaringan serbuk gergaji. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta didampingi instruktur mengamati pemberian air dan pencampuran untuk mengatur porositas bahan media tanam jamur. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Praktek langsung pembuatan media tanam jamur (baglog). Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta didampingi instruktur melakukan praktek langsung pembibitan (inokulasi). Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Praktek pengambilan miselium dengan melakukan penyayatan pada tangkai jamur. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta mempraktekkan langsung inkubasi F0. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Kondisi sekitar penginapan, Hotel Casa Monte Rosa, Ciloto, Puncak, Jawa Barat. : doc. Daqu Agrotechno

 

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk menjadi peserta pelatihan budidaya jamur tiram bersama Daqu Agrotechno juga?

Informasi dan pendaftaran bisa menghubungi kami di 0822-9889-1144

Anda juga dapat melihat kegiatan pelatihan budidaya jamur tiram paket kelompok, paket privat sebelumnya dan selanjutnya serta informasi lengkap mengenai paket pelatihan budidaya jamur yang tersedia.

Semoga bermanfaat. (ra/rm)

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *