Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 2 Agustus 2017

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 2 Agustus 2017

Rabu (02/08) telah dilaksanakan pelatihan budidaya jamur tiram di Pusat Pengembangan dan Pelatihan Jamur Tiram (P3JT) Daqu Agrotechno, Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Secara umum, program ini bertujuan agar peserta mampu memahami dan menguasai teknik budidaya jamur tiram, mulai dari mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur tiram, mengetahui dan mempraktekkan secara langsung cara pembuatan media tanam jamur tiram (baglog), packing baglog, pembibitan, pembuatan kumbung, inokulasi, perawatan, dan penanganan pasca panen serta mengetahui potensi pasar jamur, serta analisa bisnis budidaya jamur tiram. Selain itu, peserta diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan menjadi mitra dari Daqu Agrotechno sebagai inti plasma.

Seperti halnya pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, pelatihan budidaya jamur tiram kali ini dirancang agar para peserta bisa belajar secara teori sekaligus praktek budidaya jamur tiram secara bertahap dengan dipandu oleh seorang instruktur yang kompeten, harapannya adalah peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dengan mengikuti pelatihan ini.

Pelatihan budidaya jamur tiram kali ini merupakan pelatihan privat paket budidaya jamur tiram dengan jumlah peserta 1 orang. Pelatihan kali ini tidak menginap di hotel karena hanya dilaksanakan selama 1 hari, hal ini berdasarkan permintaan dari peserta. Sebetulnya lamanya pelatihan yang ditawarkan adalah 2 hari, namun atas permintaan peserta, pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan cakupan materi yang sama.

Pelatihan dimulai pada pukul 9.00 dimulai dengan penyampaian materi (teori) tentang basic budidaya jamur tiram terutama penanganan pasca panen, packing baglog (media tanam) jamur tiram, inokulasi bibit ke dalam baglog, dilanjutkan dengan observasi lapang atau pengenalan tempat kerja. Setelah itu, dilanjutkan praktek mengemas baglog di lapang dan inokulasi (memasukkan bibit ke dalam baglog) serta pembuatan F2.

Pelatihan ini sangat fokus karena peserta hanya 1 orang, namun pemberian materi tidak kaku sehingga peserta pun merasa enjoy dan materi pun mudah dipahami oleh peserta. Peserta juga aktif mengajukan pertanyaan kepada instruktur. Terjadi komunikasi 2 arah yang baik antara instruktur dan peserta pelatihan.

Selain itu, peserta terlihat sangat menyukai kondisi alam lokasi pelatihan yang asri. Peserta mengabadikan setiap tempat yang indah dengan memotretnya menggunakan ponsel. Peserta juga terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Peserta juga aktif bercerita dan sesekali mengajukan pertanyaan kepada instruktur pelatihan ketika menemukan kesulitan ketika praktek langsung dan apabila terdapat hal yang belum dimengerti.

Berikut ini testimoni yang diberikan peserta setelah mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram bersama Daqu Agrotechno,
“Alhamdulillah mulai dari stasiun (lokasi penjemputan) sampai di lokasi dalam perjalanan 1.5 jam saya sudah banyak diberikan bahan dasar-dasar pengetahuan tentang budi daya jamur tiram. Di lokasi sampai jam 5.00  sore antara saya dengan Pak Nanda (instruktur), jadi kita bikin suasana yang familiar, jadi gak ada yang canggung. Akomodatif dan sama-sama terbuka, unek-unek yang belum jelas saya tanyakan semua.

Saya merasa puas atas informasi dan bahan-bahan yang sudah disampaikan ke saya. Pak Nanda antusias serius bimbing saya. Saya bangga dan senang dan tidak merasa lelah dan capek.”

Berikut ini beberapa dokumentasi kegiatan pelatihan budidaya jamur tiram 2 Agustus 2017 di P3JT Daqu Agrotechno.

Peserta sedang menyimak penjelasan materi teori basic budidaya jamur tiram oleh instruktur pelatihan. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Penyampaian instruktur mengenai baglog (media tanam) jamur tiram kepada peserta pelatihan. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta mengabadikan instrumen sterilisasi baglog. Fot: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta sedang melakukan observasi kumbung (tempat pembudidayaan jamur tiram) didampingi oleh instruktur. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Instruktur sedang memberikan penjelasan mengenai kondisi kumbung yang baik untuk pertumbuhan jamur tiram. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Penjelasan instruktur mengenai F2 kepada peserta pelatihan. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta sedang membuat F2 didampingi instruktur pelatihan. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

didampingi instruktur sedang mempraktekkan langsung cara pembuatan baglog. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta menyimak penjelasan dari instruktur sekaligus mempraktekkan langsung cara inokulasi bibit ke dalam baglog. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

(ra/rm)

 

Apakah Anda berminat untuk mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram juga?

Kunjungi berikut ini, hubungi 0822-9889-1144 untuk informasi lebih lanjut.

Anda juga dapat melihat kegiatan pada pelatihan paket kelompok dan privat sebelumnya.

Semoga bermanfaat.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *