Pelatihan Budi Daya Jamur Tiram di P3JT pada 24-25 Oktober 2017

Pelatihan Budi Daya Jamur Tiram di P3JT pada 24-25 Oktober 2017

Selasa-Rabu, 4-5 Shafar 1439 H (24-25 Oktober 2017) telah dilaksanakan pelatihan budi daya jamur tiram privat paket lengkap di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Jamur Tiram (P3JT), Ciloto, Cianjur, Jawa Barat. Pelatihan ini diikuti oleh 2 orang peserta yang berasal dari Cianjur, tidak begitu jauh dari lokasi pelatihan sehingga peserta lebih memilih untuk pulang pergi (tanpa menginap) selama mengikuti pelatihan.

Pelatihan dimulai pukul 8.00 dan berakhir pada pukul 17.00 WIB di hari pertama. Pelatihan dibuka dengan sesi teori yaitu penyampaian materi oleh instruktur kepada peserta. Materi yang disampaikan meliputi basic budi daya jamur tiram, pembuatan baglog, persyaratan kumbung yang baik, pembibitan (F0, F1, F2) sampai analisis keuangan untuk memulai bisnis budi daya jamur tiram. Setelah penjelasan teori secara lisan ini, dilanjutkan dengan observasi lapang dan sesi praktek.

Praktek yang pertama yaitu pembuatan baglog. Pada sesi ini peserta diajak berkeliling di area pembuatan baglog (media tanam) jamur tiram. Sebelum mempraktekkan langsung pembuatan baglog, terlebih dahulu instruktur memberikan penjelasan mengenai komposisi bahan-bahan pembuatan baglog serta proporsi masing-masing bahannya. Setelah itu, bahan-bahan tersebut akan dicampur dan diayak menggunakan alat penyaring/pengayak seperti yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Bahan-bahan yang sudah tersaring kemudian diperciki air sambil diaduk untuk mengatur porositasnya sampai bahan siap untuk dikemas. Setelah mengikuti praktek pembuatan baglog, pelatihan memasuki sesi istirahat (shalat dan makan siang).

Usai istirahat, peserta berkonsentrasi kembali untuk menyimak penjelasan sekaligus praktek pembuatan F2 dipandu oleh instruktur. Setelah itu dilakukan sharing-sharing dan review materi yang sudah disampaikan maupun hal lain yang ingin ditanyakan oleh peserta kepada instruktur.

Pelatihan hari kedua dimulai pukul 8.00 sampai 16.00 WIB. Materi yang dipelajari pada pelatihan hari kedua ini adalah praktek pembuatan PDA, F0 dan juga pembuatan F1. Instruktur juga menjelaskan langkah-langkah pemilihan indukan yang baik kepada peserta. Peserta diberikan kesempatan untuk mengunjungi ruang inkubasi saat prakek pembuatan F0.

Kedua orang peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan budi daya jamur tiram selama 2 hari ini, khususnya dalam kegiatan pembuatan PDA. Menurut penuturan peserta yang notabene sudah memiliki kumbung, selama ini pembuatan PDA di kumbungnya harus di ruangan yang gelap. Dengan kata lain, segala akivitas harus dilakukan dalam kondisi gelap. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mendapatkan ilmu baru bahwa sejatinya hal tersebut –pembuatan PDA di ruangan gelap- kurang tepat dan bahkan dapat menyulitkan pekerja saat beraktivitas di dalam kumbung.

Peserta terampil dan telaten ketika mempraktekkan serangkaian kegiatan/proses budi daya jamur tiram karena telah memiliki kumbung. Namun ternyata keduanya masih sering menemui kegagalan saat melakukan proses pembuatan/budi daya jamur tiram di kumbungnya sehingga mereka berinisiatif untuk belajar dengan mengikuti pelatihan budi daya jamur tiram bersama Daqu Agrotechno. Semoga ilmunya berkah dan bisa segera diaplikasikan ya, Pak (:

Berikut kesan salah seorang peserta yang telah mengikuti pelatihan budi daya jamur kali ini,

Saya sangat Puas dengan pelayanan nya dan pelatihan yg d ajarkan dgn waktu singkat tapi dapat d pahami secara menyeluruh..

Saya bertrima kasih untuk trainer-nya yang begitu ditail menerangkan ilmunya dari awal sampai akhir..

Saya insya allah bisa melaksanakan yg pernah di ajarkannya..

Terimakasih

Berikut ini beberapa dokumentasi kegiatan pelatihan budi daya jamur tiram 24-25 Oktober 2017 di P3JT Daqu Agrotechno.

Pemaparan teori budidaya jamur tiram secara privat oleh instruktur kepada peserta diselingi tanya jawab. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Penjelasan mengenai komposisi bahan-bahan pembuatan baglog (media tanam) jamur tiram. Nampak pula alat penyaring bahan-bahan pembuatan baglog. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Penambahan air ke dalam bahan-bahan pembuatan baglog (media tanam) jamur tiram untuk mengatur porositas. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta sedang menyimak penjelasan instruktur mengenai cara pengemasan baglog. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta mempraktekkan inokulasi bibit ke dalam baglog. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta tampak antusias sedang mencatat poin demi poin penting yang disampaikan instruktur. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

 

Peserta sedang melakukan observasi kumbung (rumah tumbuh jamur tiram) didampingi oleh instruktur. Foto: Refi, doc. Daqu Agrotechno

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk menjadi peserta pelatihan budi daya jamur tiram bersama Daqu Agrotechno?

Anda juga dapat melihat kegiatan pelatihan budi daya jamur tiram yang telah dilaksanakan pada:

Untuk informasi selengkapnya terkait pelatihan budi daya jamur tiram silakan klik link berikut ini.

Semoga bermanfaat. (ra/rm)

 

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *