Panduan Budi Daya Cabai, Panen Setiap Hari

Foto: www.infoagribisnis.com

Tanaman cabai merupakan tanaman perdu yang sudah berabad-abad ditanam di Indonesia. Tanaman ini memiliki banyak ragam bentuk dan tipe pertumbuhan. Bentuk buahnya bervariasi, mulai dari bulat, lonjong, hingga panjang. Keragamannya juga terdapat pada warna buah cabai. Ada yang berwarna merah, ungu, hijau, kuning, dan putih.

Tanaman cabai termasuk family Solanaceae, genus Capsicum. Capsicum annuum L. merupakan salah satu spesies dari 20-30 spesies dalam genus tersebut. Spesies ini paling luas dibudidayakan dan penting secara ekonomis. Pusat asal (penyebaran primer) spesies ini di Meksiko, kemudian menyebar ke daerah Amerika Selatan dan Tengah dan ke Eropa. Kini spesies tersebut telah tersebar luas di daerah tropis dan subtropis.

Buah cabai yang tidak tahan lama dan selalu dikonsumsi segar membuatnya harus tersedia setiap saat. Itulah sebabnya setiap saat permintaan dan kebutuhan cabai selalu tinggi, baik skala rumah tangga maupun industri. Untuk mengatasi permintaan dan kebutuhan cabai yang semakin meningkat, perlu usaha agar dapat memproduksi cabai dalam skala besar maupun rumah tangga. Agar cabai dapat tersedia setiap saat, panen cabai harus rutin setiap hari. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengaturan sistem tanam. Pengaturan sistem tanam sebaiknya didukung oleh pengetahuan tentang budi daya cabai di musim hujan maupun musim kemarau sehingga dapat menjamin ketersediaan buah cabai yang berkualitas tinggi setiap hari. Dengan demikian, panen cabai tiap hari dapat mengatasi fluktuasi harga cabai yang tinggi dan menguntungkan setiap pihak.

Oleh karena itu, mari Sahabat Agro, kita mengenal lebih jauh informasi terkait budi daya cabai. Oh iya, sebelum kita mengenal lebih jauh mengenai budi daya cabai, apakah Sahabat Agro sedang mencari benih cabai unggul? Yuk kunjungi toko online Daqu Agrotechno menjual benih sayur dan buah (:

BAB I Mengenal Tanaman Cabai

Cabai termasuk salah satu komoditas tanaman sayur yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Hingga saat ini sebagian besar masyarakat di Indonesia menyukai sambal sebagai pendamping lauk makanan sehari-hari. Tidak salah jika cabai sangat diprimadonakan. Cita rasa pedas yang dihasilkannya mampu menambah nafsu dan selera makan. Sejak cabai dikenal luas oleh masyarakat, hampir setiap makanan di Indonesia menyertakan cabai sebagai bumbu masak.

Tanaman cabai sudah berabad-abad ditanam di Indonesia. Tanaman yang tergolong perdu ini memiliki banyak ragam bentuk dan tipe pertumbuhan. Bentuk buahnya bervariasi: mulai dari bulat, lonjong, hingga panjang, dengan ukuran kecil sampai besar. Variasi juga terdapat pada warna buah cabai. Ada yang berwarna merah, ungu, hijau, kuning, dan putih.

A. Cabai Selalu Menjadi Primadona (klik selengkapnya)

B. Asal dan Pengelompokan Tanaman Cabai (klik selengkapnya)

C. Tanaman Cabai Mudah Tumbuh dan Tidak Mengenal Musim (klik selengkapnya)

BAB II Varietas Unggul Cabai

Benih unggul cabai dihasilkan melalui kegiatan pemuliaan tanaman. Hasilnya berupa varietas unggul hibrida dan nonhibrida.

Penggunaan benih unggul bermutu mutlak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas vabai. Ada banyak varietas cabai yang ada di pasaran. Varietas-varietas yang telah dirilis oleh Menteri Pertanian dapat digunakan untuk budi daya cabai.

Beberapa di antaranya:

  • Cabai besar hibrida varietas IPB CH3, adaptif terhadap lingkungan optimum.
  • Cabai besar hibrida varietas Gada F1, baik untuk industri saus.
  • Cabai besar hibrida varietas Imperial 10 F1, buah muda berwarna hijau muda.
  • Cabai besar hibrida varietas Gada MK F1, varietas ini toleran musim kemarau.
  • Cabai besar varietas Anies IPB, berumur genjah.
  • Cabai besar varietas Seloka IPB, varietas genjah ini dapat dipanen umur 65 HST.
  • Cabai keriting hibrida varietas PM 999, memiliki pertumbuhan yang sangat kuat dan kokoh.
  • Cabai keriting hibrida varietas Lado F1, tahan terhadap hama dan penyakit penting.
  • Cabai keriting non-hibrida varietas Pesona IPB, varietas non-hibrida serupa hibrida.
  • Cabai rawit varietas Bara, cocok ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi.

A. Karakter Cabai Unggul (klik selengkapnya)

B. Varietas Cabai Unggul

Varietas yang mempunyai karakter unggul dapat digunakan dalam budi daya di lahan luas, greenhouse, pekarangan atau pot. Beberapa varietas cabai unggul hasil pemuliaan tanaman diuraikan sebagai berikut.

BAB III Produksi Benih Hibrida Sendiri (klik selengkapnya)

Benih hibrida dihasilkan dari persilangan dua galur murni (inbreed).

Persilangan adalah penyerbukan silang antara tetua yang berbeda susunan genetiknya. Salah satu tujuan persilangan adalah untuk menghasilkan varietas baru yang memiliki sifat unggul dibandingkan dengan kedua induknya. Namun, munculnya hibrida unggul sangat tergantung dari ketersediaan galur murni yang potensial. Oleh karena itu, usaha untuk memperoleh galur murni ini merupakan langkah paling menentukan. Galur murni diperoleh melalui penyerbukan sendiri selama 5-6 generasi.

BAB IV Persiapan Bibit

Persiapan bibit dilakukan sebelum penanaman di lahan atau pot. Persiapannya meliputi persiapan wadah pembibitan, penyemaian benih, hingga pemeliharaan bibit.

Langkah perbaikan kultur teknik budi daya cabai secara intensif untuk meningkatkan produksi maupun kualitas hasil di antaranya penggunaan benih unggul, pemilihan lokasi, persiapan lahan, penerapan teknologi mulsa plastik hitam perak (MPHP), pemupukan berimbang, pengendalian hama dan penyakit, panen dan penanganan pascapanen, serta cara-cara lain yang khas, seperti pemasangan turus dan perempelan tunas ataupun daun. Pemilihan benih cabai varietas unggul telah dibahas di bab sebelumnya. Bab ini akan membahas tuntas mengenai tahap-tahap persiapan sebelum penanaman di lahan, baik skala luas maupun sempit (pekarangan).

A. Persiapan Lahan Pembibitan dalam Budi Daya Cabai (klik selengkapnya)