Menyemai Benih Sayuran

Sebelum ditanam di  lahan atau pot, benih sayuran biasanya disemai terlebih dahulu.  Penyemaian merupaka kegiatan menyiapkan bibit dengan menanam biji di media persemaian.  Di persemaian, suhu akan jadi stabil, kelembapan lebih terjaga, dan jumlah sinar matahari yang masuk pun lebih terkontrol.  Oleh karena itu, benih yang dipelihara di tempat persemaian akan lebih terjaga pertumbuhannya.  Dengan demikian, saat dipindah tanam benih akan tumbuh dengan baik.  Namun, tidak semua jenis makanan perlu disemaikan.  Berikut akan dibahas jenis tanaman yang perlu penyemaian serta cara penyemaian dan pemeliharaanya.

Jenis Sayuran Apa yang Harus Disemai?

Ada benih sayuran yang dapat langsung ditanam di lahan atau pot / polybag dan ada pula yang harus disemaikan dahulu dipersemaian.  Sayuran yang dapat ditanam langsung antara lain kacang-kacangan (kacang Panjang, kecipir, buncis, dan kapri), mentimun, bayam cabut, oyong dan kangkung.  Adapun sayuran yang perlu disemai, seperti cabai, tomat, terung, selada, caisin/pakcoy, sawi dan bawang daun.  Persemaian tersebut sengaja dibuat untuk menyemaikan biji yang tak bisa atau sulit ditanam langsung dalam lahan/pot.  Setelah melewati masa kritis, bibit tanaman yang disemaikan akan cukup kuat beradaptasi dengan lingkungan sehingga akan tumbuh subur jika dirawat dengan benar.

(rhp/tqd).

 

Artikel Sebelumnya : Jenis Tanaman yang Populer Ditanam di Pekarangan (Klik Selengkapnya)

Artikel Selanjutnya :  Cara Mudah Menyemai Benih Sayur (Klik Selengkapnya)

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *