Membuat Media PDA (Potato Dextrose Agar) dan MEA (Malt Extract Agar)

Membuat Media PDA (Potato Dextrose Agar) dan MEA (Malt Extract Agar)

Media tumbuh bibit jamur adalah suatu bahan yang terdiri atas campuran nutrisi (zat makanan) yang digunakan untuk menumbuhkan miselium jamur. Setelah miselium berhasil ditumbuhkan, selanjutnya bisa digunakan sesuai keperluan, misalnya untuk membuat bibit indukan jamur. Agar miselium dapat tumbuh baik pada media maka media tumbuh harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut.

  • Mengandung semua nutrisi yang mudah digunakan oleh miselium jamur.
  • Mempunyai tekanan osmosis, tegangan permukaan dan pH yang sesuai.
  • Tidak mengandung zat-zat penghambat dan mudah disterilkan.

Media dapat dibuat dari bahan anorganik maupun bahan organik. Komposisi bahan nutrisi disesuaikan dengan kebutuhan sumber karbon, sumber energi, serta sumber unsur hara esensial atau faktor tumbuh yang dibutuhkan jamur yang akan ditanam. Komposisi media jamur umumnya terdiri atas sumber karbon organik berupa gula, pati, atau polisakarida lain ditambah sumber NPK, mineral serta faktor tumbuh lainnya. Media untuk pertumbuhan jamur dapat dibuat dari bahan anorganik maupun organik/bahan alami seperti kentang, tauge dan tepung kedelai. Bahan-bahan alami yang digunakan sebagai media biasanya diekstrak terlebih dahulu yaitu dengan cara merebusnya di dalam air, lalu air rebusannya disaring dan dicampur dengan bahan lain.

Media yang cocok untuk pertumbuhan miselium jamur tiram adalah media MEA (Malt Extract Agar) dan PDA (Potato Dextrose Agar). Komposisi media MEA dan media PDA terdiri atas berbagai bahan kimia maupun bahan-bahan alami. Apabila tidak tersedia bahan-bahan tersebut, dapat digantikan dengan bahan yang sejenis. Namun, pertumbuhan miselium biasanya tidak sebaik seperti pada media dengan menggunakan bahan-bahan aslinya. Sebagai contoh, malt extract bisa digantikan dengan ekstrak kecambah biji-bijian; pepton dapat digantikan dengan ekstrak daging; dan dextrose dapat diganti dengan gula tebu (gula pasir) atau gula jagung. Agar-agar difco dapat diganti dengan agar-agar teknis atau agar-agar yang biasa digunakan sebagai bahan makanan, pilih yang tanpa gula, pewarna dan bahan pengawet tetapi jumlahnya diperbanyak menjadi 20 g/L.

Pada prinsipnya, pembuatan media adalah mencampur bahan-bahan, mengatur pH, kemudian sterilisasi media. Untuk bahan-bahan yang sulit tercampur, diperlukan perlakuan tertentu, seperti pemanasan, pengadukan menggunakan kecepatan tinggi (dengan alat stirer), dan penyaringan bahan-bahan yang tidak larut. Sterilisasi media umumnya menggunakan alat autoklaf dengan suhu 121⁰C selama 15-20 menit. Untuk bahan-bahan yang mudah rusak, apabila terkena panas, dapat disterilkan dengan suhu 100⁰C selama 30 menit. Setelah didinginkan selama semalam, disterilkan lagi dengan cara yang sama sebanyak dua kali. Untuk membuat media MEA sebanyak 1 L dibutuhkan komposisi bahan-bahan sebagai berikut.

  • 5,0 g malt extract
  • 10,0 g tepung kedelai
  • 1,0 g pepton
  • 0,5 g KH2PO4
  • 0,5 g MgSO4.7H2O
  • 1,0 ml larutan FeCl3 1%
  • 0,1 g yeast extract
  • 15,0 g agar-agar difco
  • 1,0 L air

Untuk membuat media PDA sebanyak 1 L dibutuhkan komposisi bahan-bahan sebagai berikut.

  • 200 g kentang
  • 20 g dextrose
  • 15 g agar-agar difco
  • 1 L air

Cara membuat media MEA

  • Timbang semua bahan, masukkan ke dalam gelas piala atau wadah lain, tambahkan air dan aduk dengan pengaduk gelas sampai larut.
  • Panaskan larutan media tersebut dalam penangas air sampai mendidih selama kurang lebih 30 menit sambil sering diaduk-aduk sampai semua agar-agar larut.
  • Ukur 10 mL agar-agar dalam keadaan panas, masukkan ke dalam tabung reaksi steril, dan tutup kembali dengan kapas. Apabila media mengental, panaskan kembali.
  • Ikat kuat-kuat tabung reaksi dengan menggunakan beberapa karet dan ditutup kertas, lalu beri label pada media.
  • Sterilkan menggunakan autoklaf dengan suhu 121⁰C selama 15 menit. Autoklaf bisa diganti dengan pressure cooker (panci presto).
  • Bila waktu sterilisasi selesai, jangan langsung membuka tutup autoklaf, tetapi tunggu sampai tekanan menunjuk angka nol.

Cara membuat media PDA

  • Buang kulit kentang, cuci, lalu potong-potong kecil. Rebus dengan 1 L air sampai kentang matang, tetapi jangan terlalu lama memasaknya.
  • Saring air rebusan kentang menggunakan kain saring atau penyaring teh/santan, dan tambahkan air sampai 1 L.
  • Tambahkan 20 g dextrose dan 15 g agar-agar, aduk-aduk, masukkan ke dalam penangas air mendidih, ditutup, sambil sering diaduk-aduk selama 30 menit sampai semua agar-agar larut.
  • Ukur 10 mL media agar dalam keadaan panas, masukkan ke dalam tabung reaksi steril dan tutup dengan kapas. Pengukuran dengan gelas ukur cukup 1 kali saja, selanjutnya samakan tinggi media dalam tabung reaksi.
  • Ikat kuat-kuat tabung reaksi dengan menggunakan beberapa karet dan tutup kertas, lalu beri label nama media.
  • Sterilkan menggunakan autoklaf, suhu 121⁰C selama 15 menit. Untuk membuka tutup autoklaf, tunggu sampai tekanan menunjukkan angka nol. Apabila tidak ada autoklaf, bisa diganti dengan pressure cooker (alat presto). (ss)

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *