Khasiat Bawang Putih dan Tips Menanam Umbi Bawang menggunakan Botol Bekas

Khasiat Bawang Putih dan Tips Menanam Umbi Bawang menggunakan Botol Bekas

Bawang putih (Allium sativum) merupakan salah satu bumbu dapur yang diperlukan dalam memasak. Selain dapat menimbulkan bau di mulut setelah mengonsumsinya, memang rasanya agak sedikit aneh, oleh karena itu banyak orang yang tidak menyukainya. Namun tidak sedikit juga orang yang menyukainya.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam salah satu karya besarnya, “Ath-Thib An Nabawi” (Metode Pengobatan Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam) menyebutkan beberapa khasiat dari bawang putih untuk kesehatan juga sedikit efek sampingnya.

Bawang putih bersifat panas dan kering hingga tingkatan keempat, bisa memberi kehangatan tingkat tinggi dan bisa juga mengeringkan secara optimal dan berkhasiat untuk orang-orang yang kedinginan dan untuk orang yang memiliki masalah dengan pencernaannya karena unsur (maaf) dahak, demikian juga untuk orang yang nyaris terkena sembelit.

Bawang putih juga bisa mengeringkan sisa sperma, membuka sumbatan serta mengurangi angin duduk, membantu metabolisme makanan, menghentikan dahaga, melapangkan perut, memperlancar air seni, membantu mengobati sengatan binatang berbisa serta berbagai jenis inflamasi dingin, bisa digunakan sebagai pengganti koyo.

Bila ditumbuk dan dijadikan pembalut untuk mengobati luka akibat gigitan ulat berbisa atau kalajengking, akan berkhasiat sekali bahkan bisa mencabut racunnya, menghangatkan tubuh dan menambah panas badan, menghilangkan (maaf) dahak, menghilangkan gas atau angin, dan membersihkan tenggorokan.

Bisa juga menjaga kesehatan badan secara umum, berguna untuk menjaga dari bahaya air yang sudah berubah bentuknya dan menyembuhkan batuk kronis.

Bila dimakan dalam keadaan mentah, dimasak atau setidaknya dibakar, bisa berguna mengobati penyakit dada karena hawa dingin, menghilangkan sumbatan pada tenggorokan.

Bila ditumbuk, dicampur dengan cuka, garam dan madu, kemudian dibalurkan pada bagian gigi geraham yang sudah keropos, bisa langsung merapuhkan dan menggugurkannya.
Bila dibalurkan pada gigi yang sakit, akan bisa meredakan sakitnya.

Bila dua siung bawang putih ditumbuk dicampur dengan air dan madu, bisa menghilangkan (maaf) dahak dan cacing. Bahkan bila dibalurkan pada panu juga berkhasiat menghilangkannya.

Di antara efek sampingnya adalah dapat menyebabkan pusing, berbahaya bagi otak dan mata, melemahkan pandangan mata dan stamina, menyebabkan rasa haus dan membangkitkan penyakit kuning, menimbulkan bau mulut. Untuk mengantisipasinya, kunyah saja daun rue.

Mengingat banyaknya khasiat dari bumbu ini. Alangkah lebih baik apabila kita dapat menanamnya sendiri di rumah. Kami mempunyai tips untuk menumbuhkan umbi bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) dengan alat bekas. Barangkali Anda ingin melakukan eksperimen, menggunakan metode ini kemudian menerapkannya untuk menumbuhkan umbi bawang putih. Metode ini kami kutip dari kabartani[dot]com.

Doc2-1

Foto: kabartani[dot]com

Alat dan bahan:

  • Beberapa umbi bawang merah
  • Gunting
  • Botol plastik ukuran 5 Liter

Cara membuat:

  • Potong leher botol plastik.
  • Setelah itu, buat lubang di sekitar botol plastik dengan menggunakan gunting. Jarak lubang harus sama agar terlihat rapi, serta besarnya lubang harus cukup untuk memasukkan umbi bawang.
  • Kemudian, tambahkan tanah sebagai media tanam ke dalam botol hingga penuh.
  • Potong pada bagian ujung umbi bawang yang akan ditanam untuk mempercepat pertumbuhan umbi bawang.
  • Tanam umbi bawang yang telah dipotong pada setiap lubang botol.

InsyaAllah, bawang akan bertumbuh sekitar 1 minggu, perawatan hanya dengan penyiraman secara teratur. Demikian tips menanam bawang menggunakan botol air mineral bekas.

Semoga bermanfaat. (rm)

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *