Kemandirian Pangan Wujud Kemajuan Bangsa: Aksi Nyata Semangat Kebangsaan dari Daqu Agrotechno

Sukabumi (09/01), petani binaan Daqu Agrotechno sedang membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi. Apabila tidak dibersihkan, gulma dapat menghambat pertumbuhan tanaman padi dan menyebabkan penurunan kualitas dan produktivitas tanaman padi. DAQU AGROTECHNO FOTO/Husin.

Sukabumi (09/01), petani binaan Daqu Agrotechno sedang membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman padi. Apabila tidak dibersihkan, gulma dapat menghambat pertumbuhan tanaman padi dan menyebabkan penurunan kualitas dan produktivitas tanaman padi. DAQU AGROTECHNO FOTO/Husin.

Bumi Indonesia dikaruniai beragam sumber daya alam yang melimpah ruah. Karunia ini berpotensi untuk menciptakan suatu negara yang makmur, maju serta unggul berdasarkan sumber daya alamnya. Namun, hal itu bisa dicapai apabila didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Lantas, apa yang diperlukan agar SDM Indonesia berkualitas? Salah satunya adalah dengan memperhatikan kualitas pangan yang dikonsumsinya.

Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2012, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Mengacu pada isi UU tersebut, sangat jelas bahwa pangan menjadi salah satu penentu kualitas SDM.

Lebih lanjut dalam UU No. 18 Tahun 2012 disebutkan bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi Pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang, baik pada tingkat nasional maupun daerah hingga perseorangan secara merata di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan dan budaya lokal. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan di sisi lain memiliki sumber daya alam dan sumber Pangan yang beragam, Indonesia mampu memenuhi kebutuhan Pangannya secara berdaulat dan mandiri.

Kemandirian pangan adalah kemampuan negara dan bangsa dalam memproduksi pangan yang beraneka ragam dari dalam negeri yang dapat menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang cukup sampai di tingkat perseorangan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal secara bermartabat (Pasal 1 Ayat 3 UU No. 18 Tahun 2012).

Memang benar dan tidak diragukan lagi, sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara berdaulat dan mandiri. Namun yang perlu diperhatikan adalah tidak semua pangan untuk masyarakat dihasilkan dari dalam negeri saja, terdapat juga pangan yang diimpor dari luar negeri. Hal ini menunjukkan bahwa diperlukan kontribusi nyata dari masyarakat untuk mendukung kemandirian pangan.

Daqu Agrotechno merupakan salah satu lembaga otonom yang dibentuk oleh Daarul Quran, yang bergerak dalam bidang pertanian dan perkebunan. Daqu Agrotechno berupaya untuk mendukung terciptanya kemandirian pangan dengan menyelenggarakan beberapa program dan pelatihan, di antaranya Program Pohon Kehidupan yang secara khusus bertujuan untuk memberdayakan masyarakat secara ekonomi dengan meningkatkan pendapatan mereka yang terlibat dalam penanaman pohon dan Peternakan Berbasis Lingkungan sebagai upaya menambah pendapatan petani melalui kegiatan usaha ternak komunitas, juga mengintegrasikannya dengan aktivitas pertanian ramah lingkungan berupa padi dan sayuran, serta Pelatihan Budidaya Jamur Tiram yang dirancang agar para peserta bisa belajar sekaligus praktek budidaya jamur tiram secara bertahap, sehingga peserta bisa membudidayakan jamur tiram dengan baik dan benar dan juga Pelatihan Pertanian Terpadu.

Dengan diselenggarakannya beberapa program dan pelatihan oleh Daqu Agrotechno, harapannya dapat menghasilkan produk pertanian dan perkebunan yang berkualitas baik dan mencetak petani unggul. Dengan demikian, secara umum sektor pertanian pun tidak kalah bersaing dengan industrialisasi yang sedang menjadi primadona saat ini dan secara khusus perekonomian petani dapat terangkat. Itulah salah satu semangat kebangsaan yang dimiliki oleh Daqu Agrotechno dalam upaya memajukan bangsa Indonesia. (rm)

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *