Kelola Manajemen Usaha Pembibitan dengan Baik

Kelola Manajemen Usaha Pembibitan dengan Baik

Tantangan dalam berbisnis adalah selalu ada persaingan antarbisnis sejenis. Di masyarakat Indonesia, apabila ada usaha yang sukses, orang akan segera mengikuti dengan mendirikan usaha sejenis, lalu timbul persaingan. Pada kondisi inilah daya saing usaha perlu diperkuat terhadap usaha saingannya. Masalah harga adalah salah satu hal yang mendasar dalam daya saing perusahaan. Dalam penetapan harga ini diperlukan perhitungan yang cermat dan hati-hati. Untuk perhitungan harga, pengusaha harus memiliki catatan tentang biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan suatu produk atau kegiatan proses produksi yang dilakukan. Biaya-biaya itu terdiri atas biaya langsung maupun biaya tidak langsung.

Kelemahan usaha mikro kecil adalah administrasi yang sering belum tertata dengan baik. Walaupun kegiatan usaha dilakukan dalam skala kecil, tetap penting dilakukan pencatatan atau pembukuan untuk mengadministrasikan seluruh kegiatan. Dengan adanya pembukuan, dapat diketahui perkembangan usaha termasuk penghitungan keuntungan riil dari usahanya.

Tabel 1  Rincian manfaat yang dapat diperoleh dari berbagai buku administrasi/pembukuan usaha

Jenis Buku

Kegiatan yang Dilakukan

Manfaat

Buku kas keluar masuk uang Mencatat transaksi keuangan yang berhubungan langsung dengan aliran kas masuk dan keluar
  1. Untuk mengetahui jumlah pengeluaran maupun pemasukan setiap harinya
  2. Untuk mengetahui ketersediaan uang tunai perusahaan
Buku piutang
  1. Mencatat penjualan kredit
  2. Mencatat uang perusahaan yang dipinjamkan ke pihak lain, seperti karyawan, supplier, pemilik usaha
  1. Untuk mengetahui kekayaan perusahaan yang belum ada di tangan atau masih ada di pihak lain
  2. Untuk mengetahui tingkat kemampuan atau kepercayaan seorang supplier
Buku persediaan dan buku inventaris
  1. Mencatat persediaan barang dagangan
  2. Mencatat inventaris perusahaan
  1. Untuk mengetahui harga pokok suatu produk
  2. Untuk mengetahui kekayaan perusahaan berupa persediaan dan inventaris untuk dimasukan dalam neraca perusahaan
Buku utang Mencatat segala kewajiban perusahaan yang harus segera dilunasi/penuhi
  1. Untuk mengetahui kewajiban pembayaran gaji/upah
  2. Untuk mengetahui tingkat kemampuan keuangan perusahaan
Buku/kartu gaji
  1. Mencatat prestasi kerja karyawan
  2. Membuat slip gaji untuk setiap karyawan
  1. Untuk menetapkan gaji/upah setiap karyawan
  2. Untuk mengontrol kinerja serta imbalan kerja karyawan
  3. Untuk memacu produktivitas (semangat kerja) karyawan
Laporan laba rugi
  1. Mencatat jumlah penjualan
  2. Menghitung harga pokok penjualan
  3. Menghitung biaya yang harus dikeluarkan
  4. Menghitung persediaan
  1. Untuk menentukan kebijakan harga jual suatu produk
  2. Untuk mengetahui laba/rugi perusahaan dalam satu periode usaha
  3. Untuk mengambil keputusan dalam penyelenggaraan bisnis
  4. Untuk menentukan pola pembelian
Neraca keuangan perusahaan Memasukan berbagai buku dalam pos aktiva, hutang, serta modal ke dalam neraca secara periodik
  1. Untuk memberi informasi ke pihak lain tentang kekayaan dan kewajiban perusahaan
  2. Untuk mengambil keputusan pengembangan perusahaan
Cash flow (aliran keuangan) Mencatat aliran uang masuk dan keluar
  1. Mengetahui tingkat kebutuhan perusahaan dalam membiayai operasional perusahaan
  2. Membuat ramalan/penerimaan pengeluaran untuk periode mendatang

(ss)

Anda berminat untuk mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram? Silahkan hubungi 0822-9889-1144 untuk informasi lebih lanjut?

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *