Fruit Indonesia 2016

Fruit Indonesia 2016

Indonesia mendapatkan karunia dari Sang Pencipta berupa kekayaan alam salah satunya adalah buah dan sumberdaya manusia yang tiada terkira, tidak ada yang menyangsikan hal tersebut. Salah satu usaha Pemerintah melalui Kementerian BUMN Republik Indonesia untuk memanfaatkan karunia ini adalah dengan mencanangkan Revolusi Orange. Revolusi Orange merupakan gerakan nasional untuk mengubah secara revolusioner, pengembangan, kebijakan, dan pasar buah nusantara melalui dukungan dan fasilitasi pengembangan produksi buah nusantara berbasis kawasan perkebunan, kampanye konsumsi buah nusantara, peningkatan ekspor buah tropis serta penurunan ketergantungan terhadap buah impor.

dsc_0181

Kementerian Pertanian dan Institut Pertanian Bogor (IPB) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar “Fruit Indonesia 2016” dengan tema The Richness of Nusantara Tropical Fruit, from Indonesia to the World. Kegiatan ini diselenggarakan 17-20 Nopember 2016 di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat. Kegiatan ini gelar sebagai salah satu wujud upaya untuk memanfaatkan serta mengeksplorasi kekayaan buah nusantara serta untuk mempromosikan potensi ekspor mancanegara sebagai bagian dari Gerakan Revolusi Orange.

Presiden RI Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo hadir dan melakukan pembukaan kegiatan ini pada tanggal 17 Nopember 2016. Dalam pergelaran festival buah nusantara ini, disajikan berbagai macam buah khas Indonesia dan buah eksotis secara gratis di berbagai booth. Pengunjung dapat mengeksplorasi 25 hingga 35 jenis buah khas Indonesia dan juga dapat menikmati beragam buah eksotis Indonesia yang saat ini sulit ditemukan.

dsc_0236

whatsapp-image-2016-11-18-at-09-21-36

Selain menikmati beragam buah nusantara, Fruit Indonesia 2016 juga memberikan berbagai peluang bisnis bagi para pengunjung seperti pameran dan bursa, bussiness matchmaking, export bussiness coaching, aneka lomba (kontes buah unggul nusantara, merangkai buah dan bunga, mengukir buah nusantara, dekorasi ruang, fotografi, lomba menggambar serta lomba fashion show untuk siswa SD), dan juga karnaval. Pada pameran dan bursa ditampilkan benih dan bibit buah, pupuk, pestisida, buah olahan, industri kesehatan berbahan baku buah, media pertanian, dan sebagainya. Bibit pohon ini dijual kepada pengunjung. Salah satu penjual bibit tanaman mengatakan bahwa harga satu bibit tanaman jeruk sebesar Rp 60.000,-

whatsapp-image-2016-11-18-at-09-21-10

dsc_0225n

Terdapat berbagai jenis buah unik yang asing di khalayak umum, salah satunya adalah nanas tanduk. Bentuknya yang unik, membedakan dengan bentuk nanas pada umumnya, menjadikan nanas ini elok untuk dijadikan hiasan rumah. Produk olahan lain yaitu sari buah belimbing wuluh yang memiliki khasiat untuk menyehatkan tubuh. Menurut penuturan penjualnya, produknya ini berkhasiat untuk mengobati diabetes, hipertensi, batuk, dan juga sakit gigi. Selain itu, Direktur Daqu Agrotechno, Muad Asegab, juga bertemu dengan Pak Gun Sutopo, seorang petani hortikultura sukses yang sekarang fokus pada pengembangan buah naga. Beliau memulai berkebun buah naga pada tahun 2006 dengan menyewa tanah desa seluas 6,5 hektar. Dengan bendera Sabila Farm, perlahan usia Pak Gun berkembang pesat. Sosok dengan panggilan akrab Pakde Gun merupakan lulusan dari IPB jurusan tanah, beliau memutuskan berhenti dari PNS dan menekuni usaha pertanian terutama di tanaman utamanya yaitu buah naga. Banyak teladan yang bisa kita ambil dari kisah beliau.

dsc_0222

Fokus kembali ke event Fruit Indonesia 2016, dalam kegiatan ini Kementerian Pertanian menampilkan “Rumah Hortikultura” yang men-display dan mengenalkan aneka buah, sayuran, tanaman obat, dan tanaman hias pada 3 jenis kategori yaitu komoditas produk ekspor, komoditas substitusi impor dan komoditas untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Selain itu, Kementerian Pertanian akan berperan aktif dalam kegiatan Fruit Forum yang merupakan rangkaian kegiatan bussiness matchmarking dengan berbagi informasi teknologi terkini dalam budidaya buah-buahan, pasca panen buah-buahan, pengolahan buah-buahan, serta penyimpanan dan pengiriman buah-buahan.

dsc_0182

Kegiatan Fruit Indonesia 2016 juga melibatkan 19 Propinsi dan 82 Kabupaten/Kota dan dikunjungi 15.000 orang pengunjung baik nasional dan internasional yang terdiri atas pelaku bisnis dari negara-negara ASEAN (9 negara), Asia (China, Jepang, Taiwan, Korea Selatan), Timur Tengah (UAE, Saudi Arabia, Qatar, Kuwait, Yordania), Australia, Selandia Baru, Eropa, dan Amerika. Kegiatan ini merupakan festival ke-4 yang telah digelar sejak 2013, sebelumnya dikenal dengan nama Festival Bunga dan Buah Nusantara (FBBN). Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, kegiatan tahun ini fokus untuk memperkenalkan buah-buahan nusantara. Pembangunan industri buah nusantara diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan menjadikan buah nusantara sebagai tuan rumah juga pangsa ekspor ke mancanegara.

Datang dan nikmati kekayaan buah Indonesia dalam kegiatan ini di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, mumpung masih tersisa 3 hari lagi (:

(rm)

Ditambah dari berbagai sumber.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *