Pelatihan Jamur Tiram sebagai Upaya Preventif Meminimalisasi Sindrom Pasca Pensiun

Pelatihan Jamur Tiram sebagai Upaya Preventif Meminimalisasi Sindrom Pasca Pensiun

Senin (12/11) dan Selasa (13/11) telah dilaksanakan pelatihan budi daya jamur tiram yang berlokasi di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Jamur Tiram (P3JT) Daqu Agrotechno, Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini bertujuan secara umum agar peserta mampu memahami dan menguasai teknik budi daya jamur tiram, mulai dari mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur tiram, mengetahui dan mempraktekkan secara langsung cara pembuatan media tanam jamur tiram (baglog), packing baglog, pembibitan, pembuatan kumbung, inokulasi, perawatan, dan penanganan pasca panen serta mengetahui potensi pasar jamur, serta analisa bisnis budi daya jamur tiram. Selain itu, peserta diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat menyerap tenaga kerja ke depannya. Pelatihan budi daya jamur tiram kali ini merupakan pelatihan privat paket lengkap yang diikuti oleh satu orang peserta yang merupakan seorang karyawan swasta yang memasuki usia kepala enam. Tujuan peserta mengikuti pelatihan jamur tiram adalah mencari ilmu dan pengetahuan seputar budi daya jamur tiram sebagai bekal pasca pensiun nanti. Tidak dapat dimungkiri, bagi seseorang yang sebelumnya aktif bekerja, bisa saja mengalami sindrom pasca pensiun setelah memasuki masa purnabakti dari lembaga yang selama ini menaunginya. Sindrom pasca pensiun sendiri dapat diartikan sebagai gejala-gejala ketidaksiapan mental seseorang menghadapi kenyataan bahwa yang bersangkutan tidak sudah bekerja lagi alias pensiun. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, peserta melakukan upaya preventif dengan mengikuti pelatihan jamur tiram bersama Daqu Agrotechno. Peserta mempunyai cita-cita ingin mempunyai usaha sendiri pasca pensiun. Peserta berniat untuk terjun langsung ke bisnis budi daya jamur tiram, agar tetap produktif walaupun kelak sudah pensiun. Pelatihan hari pertama dimulai pada pukul 9.00 dimulai dengan penyampaian materi tentang basic budi daya jamur, packing baglog, inokulasi, basic...

Calon Pengusaha Jamur Tiram dari Bogor Ikut Pelatihan di Ciloto

CIANJUR, (DAT).- Daqu Agrotechno kembali melakukan salah satu program unggulannya, yaitu Pelatihan Budidaya Jamur tiram, pada Senin, 23 April 2018 di Ciloto, Puncak – Jawa Barat. Pelatihan budidaya jamur tiram merupakan program yang bertujuan agar para peserta selain belajar teori juga bisa mempraktekannya secara langsung di lahan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Jamur Tiram (P3JT). Program ini tidak lain merupakan bentuk aktualisasi dari visi Daqu Agrotechno yaitu mewujudkan usaha pertanian berkelanjutan bersama masyarakat yang berorientasi pada social entrepreneurship. Peserta pelatihan kali ini berasal dari Tajur, Bogor, yang tak jauh dari lokasi pelatihan, sehingga acara pelatihan bisa dimulai pada pukul 08.00 WIB. Acara ini dibuka langsung pemateri yang sudah kompeten di bidangya, bapak Nanda Erlangga. Beliau merupakan Manager Litbang Teknologi Pertanian Daqu Agrotechno. Penyampaian materi sangat seimbang antara teori dengan praktek .  Beberapa teori yang dipelajari diantaranya basic budidaya jamur tiram, penanganan pasca panen, setelah itu praktek  packing baglog (media tanam) jamur tiram, inokulasi bibit ke dalam baglog, kemudian langsung observasi lapang atau pengenalan tempat kerja dilanjutkan praktek mengemas baglog di lapang dan inokulasi (memasukkan / menanam bibit ke dalam baglog) serta pembuatan F2. Di sisi lain, peserta menikmati suasana alam daerah Ciloto yang asri nan menyejukkan, sehingga membuat suasana pelatihan semakin nyaman. Berikut ini testimoni yang diberikan peserta setelah mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram bersama Daqu Agrotechno, “Materi disampaikan dengan jelas, baik materi teori dan materi praktek budi daya jamur. Saran saya ditambahkan materi pendukung budi daya seperti ukuran rak, bahan rak dll. Overall saya puas, karena ada konsultasi pasca pelatihan. Terima kasih”   Berikut dokumentasi kegiatan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram( Senin, 23 April 2014). Peserta terlibat langsung untuk mempraktikan pembuatan Baglog jamur tiram...

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Menguntungkan

CIANJUR, (DAT).- Tepatnya hari Sabtu dan Minggu (17-18 Maret 2018) DAQU Agrotechno  memberikan pelatihan budidaya jamur tiram kepada peserta yang bertempat di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Jamur Tiram (P3JT) Daqu Agrotechno, Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pelatihan budidaya jamur tiram merupakan pelatihan yang dirancang agar para peserta bisa belajar sekaligus praktek budidaya jamur tiram secara bertahap, sehingga peserta bisa membudidayakan jamur tiram dengan baik dan benar. Pelatihan ini dipandu langsung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten (lulusan Institut Pertanian Bogor dan praktisi jamur tiram yang sudah berpengalaman), Nanda Erlangga, S.P., M.M. (Manager Teknologi Pertanian Daqu Agrotechno Indonesia). Pelatihan ini dilakukan selama 2 hari.  Hari pertama diisi dengan penyampaian materi dasar budidaya jamur tiram, pengemasan baglog, inokulasi, dasar pembibitan serta praktek langsung pembuatan media tanam jamur tiram(baglog), praktek inokulasi di lapangan, dan juga observasi kumbung). Pada saat penyampaian materi diisi juga dengan pemaparan mengenai analisa usaha jamur tiram untuk melihat potensi pasarnya (di awal penjelasan). Hari kedua diisi dengan praktek langsung panen jamur, pembuatan PDA (F0) diselingi penjelasan mengenai cara pemilihan indukan, praktek pembuatan F1 dan F2, serta latihan inkubasi F0. Secara umum, program ini bertujuan agar para peserta mampu memahami dan menguasai teknik budidaya jamur tiram, mulai dari mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur tiram, mengetahui dan mempraktekkan secara langsung cara pembuatan media tanam, packing baglog, pembibitan, pembuatan kumbung, inokulasi, perawatan, dan penanganan pasca panen serta mengatahui potensi pasar jamur, serta analisa bisnis budidaya jamur tiram. Selain itu, peserta diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan menjadi mitra dari Daqu Agrotechno sebagai inti plasma. Pelatihan kali ini tidak menginap di hotel (Sama seperti pelatihan sebelumnya),...
Pelatihan Budi Daya Jamur Tiram di P3JT pada 24-25 Oktober 2017

Pelatihan Budi Daya Jamur Tiram di P3JT pada 24-25 Oktober 2017

Selasa-Rabu, 4-5 Shafar 1439 H (24-25 Oktober 2017) telah dilaksanakan pelatihan budi daya jamur tiram privat paket lengkap di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Jamur Tiram (P3JT), Ciloto, Cianjur, Jawa Barat. Pelatihan ini diikuti oleh 2 orang peserta yang berasal dari Cianjur, tidak begitu jauh dari lokasi pelatihan sehingga peserta lebih memilih untuk pulang pergi (tanpa menginap) selama mengikuti pelatihan. Pelatihan dimulai pukul 8.00 dan berakhir pada pukul 17.00 WIB di hari pertama. Pelatihan dibuka dengan sesi teori yaitu penyampaian materi oleh instruktur kepada peserta. Materi yang disampaikan meliputi basic budi daya jamur tiram, pembuatan baglog, persyaratan kumbung yang baik, pembibitan (F0, F1, F2) sampai analisis keuangan untuk memulai bisnis budi daya jamur tiram. Setelah penjelasan teori secara lisan ini, dilanjutkan dengan observasi lapang dan sesi praktek. Praktek yang pertama yaitu pembuatan baglog. Pada sesi ini peserta diajak berkeliling di area pembuatan baglog (media tanam) jamur tiram. Sebelum mempraktekkan langsung pembuatan baglog, terlebih dahulu instruktur memberikan penjelasan mengenai komposisi bahan-bahan pembuatan baglog serta proporsi masing-masing bahannya. Setelah itu, bahan-bahan tersebut akan dicampur dan diayak menggunakan alat penyaring/pengayak seperti yang dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Bahan-bahan yang sudah tersaring kemudian diperciki air sambil diaduk untuk mengatur porositasnya sampai bahan siap untuk dikemas. Setelah mengikuti praktek pembuatan baglog, pelatihan memasuki sesi istirahat (shalat dan makan siang). Usai istirahat, peserta berkonsentrasi kembali untuk menyimak penjelasan sekaligus praktek pembuatan F2 dipandu oleh instruktur. Setelah itu dilakukan sharing-sharing dan review materi yang sudah disampaikan maupun hal lain yang ingin ditanyakan oleh peserta kepada instruktur. Pelatihan hari kedua dimulai pukul 8.00 sampai 16.00 WIB. Materi yang dipelajari pada pelatihan hari kedua ini adalah praktek...
Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 21-22 September 2017

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 21-22 September 2017

Kamis-Jumat (21-22/09) telah dilaksanakan pelatihan budidaya jamur tiram di Pusat Pengembangan dan Pelatihan Jamur Tiram (P3JT) Daqu Agrotechno, Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pelatihan yang dilaksanakan kali ini merupakan pelatihan privat paket lengkap. Peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 1 orang. Program ini bertujuan secara umum agar peserta mampu memahami dan menguasai teknik budidaya jamur tiram, mulai dari mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur tiram, mengetahui dan mempraktekkan secara langsung cara pembuatan media tanam jamur tiram (baglog), packing baglog, inokulasi, pembuatan kumbung, perawatan, pembuatan bibit F0, F1, F3, cara pemilihan indukan, dan penanganan pasca panen serta mengetahui potensi pasar jamur, juga analisa bisnis budidaya jamur tiram. Selain itu, peserta diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan menjadi mitra dari Daqu Agrotechno sebagai inti plasma. Seperti halnya pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, pelatihan budidaya jamur tiram kali ini dirancang agar para peserta bisa belajar secara teori sekaligus praktek budidaya jamur tiram secara bertahap dengan dipandu oleh seorang instruktur yang kompeten, harapannya adalah peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dengan mengikuti pelatihan ini. Pelatihan dimulai pada pukul 9.30 WIB dimulai dengan penyampaian materi (teori) tentang basic budidaya jamur tiram terutama penanganan pasca panen, packing baglog (media tanam jamur tiram), inokulasi bibit ke dalam baglog. Setelah itu, dilanjutkan praktek mengemas baglog di lapang dan inokulasi (memasukkan bibit ke dalam baglog). Setelah ishoma dilanjutkan dengan observasi lapang atau pengenalan tempat kerja ke kumbung yang terdapat di P3JT. Pelatihan hari pertama selesai pada pukul 17.00 WIB, kemudian peserta, instruktur dan panitia pelatihan berangkat menuju penginapan di Hotel Casa Monte Rosa, Ciloto, Puncak, Jawa Barat. Pelatihan hari kedua mulai pukul 7.30...
Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 2 Agustus 2017

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram 2 Agustus 2017

Rabu (02/08) telah dilaksanakan pelatihan budidaya jamur tiram di Pusat Pengembangan dan Pelatihan Jamur Tiram (P3JT) Daqu Agrotechno, Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Secara umum, program ini bertujuan agar peserta mampu memahami dan menguasai teknik budidaya jamur tiram, mulai dari mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur tiram, mengetahui dan mempraktekkan secara langsung cara pembuatan media tanam jamur tiram (baglog), packing baglog, pembibitan, pembuatan kumbung, inokulasi, perawatan, dan penanganan pasca panen serta mengetahui potensi pasar jamur, serta analisa bisnis budidaya jamur tiram. Selain itu, peserta diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan dan menjadi mitra dari Daqu Agrotechno sebagai inti plasma. Seperti halnya pelatihan yang telah dilaksanakan sebelumnya, pelatihan budidaya jamur tiram kali ini dirancang agar para peserta bisa belajar secara teori sekaligus praktek budidaya jamur tiram secara bertahap dengan dipandu oleh seorang instruktur yang kompeten, harapannya adalah peserta dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dengan mengikuti pelatihan ini. Pelatihan budidaya jamur tiram kali ini merupakan pelatihan privat paket budidaya jamur tiram dengan jumlah peserta 1 orang. Pelatihan kali ini tidak menginap di hotel karena hanya dilaksanakan selama 1 hari, hal ini berdasarkan permintaan dari peserta. Sebetulnya lamanya pelatihan yang ditawarkan adalah 2 hari, namun atas permintaan peserta, pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan cakupan materi yang sama. Pelatihan dimulai pada pukul 9.00 dimulai dengan penyampaian materi (teori) tentang basic budidaya jamur tiram terutama penanganan pasca panen, packing baglog (media tanam) jamur tiram, inokulasi bibit ke dalam baglog, dilanjutkan dengan observasi lapang atau pengenalan tempat kerja. Setelah itu, dilanjutkan praktek mengemas baglog di lapang dan inokulasi (memasukkan bibit ke dalam baglog) serta pembuatan F2. Pelatihan ini sangat...