Direksi Daarul Quran dan Daqu Agrotechno Resmikan Penggilingan Padi Cugenang

Cianjur, Jawa Barat – Selasa pagi, pada tanggal 11 Desember 2018 penggilingan padi yang bertempat di Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, resmi dibuka. Peresmian Penggilingan padi di buka oleh Direktur Utama Daarul Qur’an  Ustadz Anwar Sani, Direktur Eksekutif Ustadz Tarmizi Ashidiq, Direktur Daqu Agrotechno beserta jajaran manajemen Daqu Agrotechno dan Pengurus Pesantren Tahfizh Camp Putri Ustadz Heri. Kegiatan ini tak lain adalah dalam rangka untuk pemenuhan kebutuhan beras santri dan para Guru. Dalam sambutannya, Ustadz Anwar Sani menjelaskan : “Kedepan jika produksi semakin banyak akan Kami luaskan daya jangkaunya untuk bisa melayani jamaah dan masyarakat umum” Ujarnya. Beliau menambahkan, “Jika hari ini yang diresmikan hanya satu mesin, maka kedepan InsyaAllah kita akan tambah 10 mesin”. Ustadz Tarmizi Ashidiq, Direktur Eksekutif Daarul Qur’an, yang hadir dalam peresmian berharap kehadiran mesin penggilingan padi ini dapat meningkatkan produksi beras yang dihasilkan Daqu Agrotechno untuk memenuhi kebutuhan pangan di Pesantren Daqu. “Setiap bulannya Pesantren Daqu di Ketapang, Cikarang dan Sukabumi membutuhkan beras sebanyak 14 ton yang selama ini dipenuhi Daqu Agrotechno. Semoga dengan adanya mesin ini semakin meningkatkan produksi beras untuk memenuhi kebutuhan di pesantren lainnya,” ujar Tarmizi. Selain meresmikan penggilingan padi, kegiatan dilanjutkan dengan wejangan kepada santriwati Tahfizh Camp Putri Cugenang dilanjut dengan makan bareng nasi liwet bersama. Acara berjalan dengan lancar sesuai yang direncanakan, semoga kedepannya apa yang Daarul Qur’an dan Daqu Agrotechno rencanakan bisa berjalan dengan baik. (r/ra). Berikut beberapa foto dokumentasi acara peresmian penggilingan padi di Cugenang, Cianjur, Jawa Barat : Ustadz Muad berbincang dengan Ustadz Anwar sani, Ustadz Anwar Sani di area penggilingan padi  ...
Pelatihan Jamur Tiram sebagai Upaya Preventif Meminimalisasi Sindrom Pasca Pensiun

Pelatihan Jamur Tiram sebagai Upaya Preventif Meminimalisasi Sindrom Pasca Pensiun

Senin (12/11) dan Selasa (13/11) telah dilaksanakan pelatihan budi daya jamur tiram yang berlokasi di Pusat Pelatihan dan Pengembangan Jamur Tiram (P3JT) Daqu Agrotechno, Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Program ini bertujuan secara umum agar peserta mampu memahami dan menguasai teknik budi daya jamur tiram, mulai dari mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan jamur tiram, mengetahui dan mempraktekkan secara langsung cara pembuatan media tanam jamur tiram (baglog), packing baglog, pembibitan, pembuatan kumbung, inokulasi, perawatan, dan penanganan pasca panen serta mengetahui potensi pasar jamur, serta analisa bisnis budi daya jamur tiram. Selain itu, peserta diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat menyerap tenaga kerja ke depannya. Pelatihan budi daya jamur tiram kali ini merupakan pelatihan privat paket lengkap yang diikuti oleh satu orang peserta yang merupakan seorang karyawan swasta yang memasuki usia kepala enam. Tujuan peserta mengikuti pelatihan jamur tiram adalah mencari ilmu dan pengetahuan seputar budi daya jamur tiram sebagai bekal pasca pensiun nanti. Tidak dapat dimungkiri, bagi seseorang yang sebelumnya aktif bekerja, bisa saja mengalami sindrom pasca pensiun setelah memasuki masa purnabakti dari lembaga yang selama ini menaunginya. Sindrom pasca pensiun sendiri dapat diartikan sebagai gejala-gejala ketidaksiapan mental seseorang menghadapi kenyataan bahwa yang bersangkutan tidak sudah bekerja lagi alias pensiun. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, peserta melakukan upaya preventif dengan mengikuti pelatihan jamur tiram bersama Daqu Agrotechno. Peserta mempunyai cita-cita ingin mempunyai usaha sendiri pasca pensiun. Peserta berniat untuk terjun langsung ke bisnis budi daya jamur tiram, agar tetap produktif walaupun kelak sudah pensiun. Pelatihan hari pertama dimulai pada pukul 9.00 dimulai dengan penyampaian materi tentang basic budi daya jamur, packing baglog, inokulasi, basic...

Daqu Agrotechno Bertanam Padi di Kadudampit Sukabumi

Sukabumi, Jawa Barat – Sabtu pagi, pada tanggal  25 Safar 1440 H (03 Nopember 2018) Daqu Agrotechno melakukan kegiatan bertanam padi di area pesawahan Daqu Agrotechno Trainning Center (DATC) dekat pesantren Daarul Qur’an Idaad Kadudampit Sukabumi. Sekitar 28 pekerja mitra diterjunkan dalam bertanam padi tersebut pada lahan seluas sekitar ±2 hektare sawah. Kegiatan yang dilaksanakan yaitu mulai dari penggaarisan sawah, memilih benih padi hingga menanam padi di sawah. Kegiatan ini memang sudah menjadi aktifitas rutinan setiap tahunnya dan sudah menjadi program Daqu Agrotechno, sebagaimana kegiatan petani pada umumnya. (r) Berikut dokumentasi kegiatan bertanam padi yang dilakukan oleh Daqu Agrotechno dan Mitra : Pemilihan bibit unggul Penggarisan sawah supaya pencocokan benih lebih tertata Bercocok benih padi di sawah Ibu-ibu bercocok benih padi di sawah Pemandangan indah, antara sawah dan pesantren Idaad Sukabumi . ...

Santri Daarul Quran Belajar Bertani

Sukabumi, Jawa Barat-Ahad pagi, 13 Muharram 1440 H (23 September 2018 M), terlihat para santri Idaad Sukabumi Daarul Quran berduyun-duyun mendatangi lahan pertanian terpadu organik Daqu Agrotechno Training Center (DATC) yang terletak di Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat. Para santri Idaad dan assatidz dibimbing bertani oleh tim Daqu Agrotechno yaitu menanam bibit kacang panjang di lahan pertanian DATC. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan pertanian yang ramah lingkungan kepada santri idaad. Selain itu, kegiatan bertani bersama santri ini dilaksanakan untuk menumbuhkan minat santri dalam bertani, dengan mengikuti kegiatan ini para santri bisa mengetahui bagaimana proses bertani sehingga bisa lebih menghargai produk pangan. Kegiatan bertani di lahan pertanian juga sebagai sarana rekreasi bagi santri setelah 5 hari penuh menghafal Al-Qur’an. Selama mengikuti kegiatan bertani di lahan pertanian ini, santri banyak yang antusias, banyak yang bertanya berbagai hal tentang cara menanam kacang panjang yang disampaikan oleh tim Daqu Agrotechno, begitu juga dengan assatidz bertanya apa rencana kegiatan yang selanjutnya akan dilaksanakan. Dengan dilaksanakannya kegiatan bertani bersama santri ini mempunyai harapan besar yaitu semoga kegiatan ini dapat terus berjalan secara kontinu dan setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan akan muncul kecintaan terhadap pertanian dan melatih jiwa entrepreneurship terutama bagi para santri. (rm/du) Berikut ini dokumentasi kegiatan bertani yang dilakukan oleh santri Idaad Daarul Quran Sukabumi (23/9).              ...

Sosialisasi STAR MDP Kepada Seluruh Unit Usaha Daarul Qur’an

Tangerang, Banten-Kamis, 13 Dzul Qo’dah 1439 H (26 Juli 2018) Tim Daqu Holding melakukan sosialisasi mengenai program teranyarnya yaitu Strategic Talents for Astonishing Results Management Development Programs (STAR MDP) kepada perwakilan seluruh unit usaha Daarul Qur’an yang telah diundang sebelumnya. Kegiatan ini bertempat di Adhuha Building lantai 6, Jl. Thamrin – Ketapang, Cipondoh, Kota Tangerang. Saat ini jumlah unit usaha yang berada dalam naungan Daarul Qur’an mencapai sekitar 50 unit di antaranya Daqu Agrotechno, Quis Daqu, PPPA, Pesantren Tahfizh, Daqu Mart, Daqu Sehat, Daqu Travel, Paytren, dan masih banyak lainnya. Pada kesempatan ini, pimpinan dan tim manajerial Daqu Agrotechno pun turut menghadiri undangan acara sebagai peserta sosialisasi STAR MDP dari Tim Daqu Holding. Tujuan diadakannya STAR MDP ini sebagai salah satu upaya untuk kaderisasi insan Daqu yakni menyiapkan dan meningkatkan skill insan Daqu dari masing-masing unit agar menjadi bintang di unitnya masing-masing khususnya. Selain itu juga diharapkan semua insan Daqu tidak sekadar mendalami perannya di unit masing-masing namun juga mengetahui seluk beluk unit usaha Daqu yang lain sehingga dapat terjalin hubungan yang baik dan erat antarunit usaha Daqu. Ada beberapa materi pelatihan yang ditawarkan dalam STAR MDP untuk masing-masing tingkatan SDM dalam tiap unit usaha. a. Basic Training Materi ini akan disampaikan kepada semua tingkatan SDM dalam tiap unit usaha. Materi terdiri atas Dream-Pray-Action, STAR Characters dan Sejarah Daqu Group. b. Supervisory Management Development Program (SMDP) Materi ini akan disampaikan kepada SDM tiap unit usaha yang berada di tingkat supervisor. Materi terdiri atas Project Management, The Fifth Discipline, Tema Building, Motivation, Communication, Time Management, Management of Meeting, Financial Management. c. Middle Management Development Program (MMDP) Materi ini akan disampaikan...

Menyiapkan Kambing Qurban Istimewa

Purworejo (18/7). Sejak sebelum Ramadhan 1439 H, warga Kampung Quran Rukem, Purworejo kedatangan puluhan ekor kambing jenis Jawa. Kambing ini sengaja didatangkan untuk mempersiapkan adanya Hari Raya Qurban pada 22 Agustus 2018 mendatang. PPPA Daarul Qur’an bekerjasama dengan Daqu Agrotechno dan Quis (Qurban istimewa) memberikan modal bibit kambing untuk warga Kampung Quran Rukem, Purworejo untuk dibudidayakan. Menjelang Hari Raya Qurban 2018, kambing-kambing ini akan dijual kembali. Keuntungan dari penjualan kambing ini nantinya akan dikembalikan pada warga yang membudidayakan kambing-kambing sampai bobot yang sudah ditentukan secara maksimal dengan sistem bagi hasil. Total ada 25 kambing yang dibudidayakan di Kampung Quran Rukem, Purworejo dan dibagi kepada 11 KK. Awal mula datang, bobot bibit kambing yang didistribusikan berkisar antara masih di bawah 20 kg dengan target bobot saat Hari Raya Qurban 2018 nanti mencapai kisaran 28-30 kg. Warga Kampung Quran Rukem, Purworejo sebelumnya sudah terbiasa membudidayakan kambing jenis Ettawa hingga meminimalisir kendala dan resiko saat penggemukan hewan stok Qurban. Hanya sedikit kendala yang terjadi seperti rumput mulai sulit didapatkan karena sudah memasuki bulan kemarau, namun dengan mudah diganti dengan dedaunan yang melimpah di sekitar Kampung Quran Rukem yang berlokasi di perbukitan Pajangan yang selalu rimbun sepanjang tahun. Ke depannya warga siap membudidayakan lebih banyak kambing lagi sebagai stok hewan Qurban dan program Aqiqah Istimewa yang melayani wilayah Purworejo, Magelang, dan Yogyakarta. Warga merasa sangat diuntungkan karena selain mendapatkan bagi hasil dari penjualan kembali, kotoran kambing bisa dimanfaatkan sebagai pupuk. Warga siap menyiapkan lahan untuk menanam rumput yang akan digunakan untuk pakan kambing, agar nantinya bisa menjadi persediaan saat musim kemarau datang dan untuk memperluas kandang untuk menampung lebih banyak stok hewan. Pak...