Penyakit pada Sawi dan Selada

Penyakit Sawi Virus mosaik turnip Gejala Daun berwarna belang-belang (seperti mosaik) antara hijau tua dengan hijau muda sampai kuning. Warna tulang daun juga berubah menjadi lebih muda. Penyebab Yang menyebabkan adanya gejala ini adalah virus mosaik turnip (Turnip Mosaic Virus atau TuMV). Virus ini tahan berada di tanaman yang sakit sampai 4 hari. Sebagai penyebar virus ini adalah kutu daun Aphis craccivora atau Myzus persicae. Pengendalian Penyakit yang disebabkan virus sangat susah dikendalikan. Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu tanaman yang sakit dicabut serta dibakar, kutu daun diberantas, dan kebersihan lahan dijaga dengan baik. Penyakit Selada a. Bercak daun Gejala Daun tampak bebercak cokelat basah. Mula-mula bercak tersebut di bagian tepi kemudian meluas ke tengah. Di tengah-tengah bercak tersebut ada bintik-bintik hitam. Gejala ini banyak ditemui pada tanaman selada. Penyebab Sebagai penyebab gejala di atas adalah jamur Cercospora longissima. Penyakitnya disebut bercak daun. Pengendalian Sebagai tindakan pencegahan, dilakukan pergiliran tanaman. Bila tanaman telah terserang, daun dipangkas dan kemudian dibakar. Pemberantasan juga dapat dilakukan dengan menggunakan fungisida, seperti Tiezene 80 WP, P.P. Zineb 80 WP, atau Velimex 80 WP dengan dosis 2-2,5 g/L air dan volume semprot 400-800 L/ha. b. Busuk daun Gejala Gejala pertama tampak dengan adanya bercak bersudut yang berwarna hijau muda pucat sampai kuning. Bercak tersebut kemudian berhubungan satu dengan yang lain sehingga melebar. Di bawahnya terlihat ada gambaran seperti rambut. Serangan yang hebat dapat menyebabkan tanaman kerdil. Penyebab Penyakit dengan gejala di atas dikenal dengan nama busuk daun. Penyakit ini disebabkan oleh jamur Bremia lactucae. Jamur ini hidup dengan baik di dataran tinggi dengan suhu 1-19⁰C atau suhu optimal 15-17⁰C dan kelembapan sekitar 90%. Dalam kondisi lingkungan...