Perawatan Untuk Pembentukan Tubuh Buah Jamur Tiram

Perawatan Untuk Pembentukan Tubuh Buah Jamur Tiram

Bila baglog suah tampak dipenuhi oleh miselium jamur tiram, fase pembentukan tubuh buah jamur sudah bisa dimulai .  Perlakuan yang bisa dilakukan saat proses pembentukan tubuh buah, yaitu dengan membuat stress.  Caranya dengan membuat perbedaan suhu, kelembapan, dan pemberia oksigen.  Pada fase ini, suhu bisa diturunkan antara 22-25 derajar celcius dan kelembapan 80-85%.  Untuk pemberian oksigen dengan cara membuka media tanam yang sudah dipenuhi miselium. Cara membuka media tanam bisa dilakukan dengan membuka kapas penutupnya.  Bisa juga dengan cara menyobek plastik baglog dengan silet atau pisau steril.  Bentuk sobekan bisa berbentuk “+” atau “X”. Sesudah 3-7 hari sehabis penyobekan plastik, akan mulai trelihat calon – calon jamur tiram (primordia).  Benetuknya berupa jonjot-jonjot berwarna keputihan.  Pada hari ke-7 sampai hari ke – 10 akan mulai terjadi diferensiasi batang dan tudungnya.  Pada stadia tumbuh ini, bisa dilakukan pengabutan sampai pertumbuhan jamur siap dipanen.  Pengabutan ini dilakukan minimal sekali setiap hari. Atur juga cahaya yang masuk dan sirkulasi udara kumbung.  Untuk mengatasi fluktuasi suhu yang mungkin terjadi bisa memakai blower atau air conditioner (AC)....
Inkubasi Budidaya Jamur Tiram

Inkubasi Budidaya Jamur Tiram

Tahap inkubasi ini bertujuan untuk membantu pertumbuhan miselium jamur tiram pada kondisi yang sesuai.  Media tanam atau baglog-baglog ini dimasukkan ke dalam ruangan khusus tanam. Media tanam ini disusun di rak-rak yang telah disanitasi terlebih dahulu. Ada beberapa cara penempatan media tanam atau baglog-baglog ini di dalam ruangan inkubasi. Baglog-baglog diletakkan berderet dengan posisi baglog berdiri di rak-rak inkubasi. Baglog-baglog ditumpuk dalam satu deret dengan posisi baglog tidur di rak-rak inkubasi. Baglog-baglog diletakkan dengan cara digantung secara bertumpuk. Atur kondisi suhu an kelembapan konstan (tidak terlalu tinggi maupun rendah).  Suhu diatuur pada kisaran 25-28 derajat Celcius dan kelembapan udara di kisaran 80-90%.  Atr juga cahaya yangmasuk dan sikulasi udara di dalam ruangan inkubasi.  Lama proses inkubasi ini memakan waktu 4-5 minggu sejak dilakukan inokulasi.  Miselium jamur tiram akan menyelimuti seluruh media tanam jamur. (yin). Sumber : Buku “Sukses Budidaya Jamur Tiram” Penulis  : Yusnu Iman...
Cara Inokulasi Jamur Tiram

Cara Inokulasi Jamur Tiram

Media tanam yang sudah dingin sudah bisa dilakukan pemberian bibit jamur (inokulasi).  Proses inokulasi ini dilakukan secara aseptik supaya media tanam tidak kemasukan jenis-jenis mikroorganisme yang merugikan budidaya jamur tiram. Cara Inokulasi, sebagai berikut : Siapkan baglog yang sudah dingin Bila bibit jamur terlihat menggumpal, uraikan bibit jamur semai ini terlebih dahulu dengan cara dipukul-pukulkan ke botol pada sandal karet. Semprot laminar atau ruangan kerja dengan larutan alkohol 70% secara merata. Setelah kering, bunsen dinyalakan. Celupkan skalpel ke dalam alkohol dan panaskan sampai memerah membara, lalu dinginkan. Buka tutup botol biakan bibit jamur semai. Demikian juga buka tutup baglog. Ambil media biakan bibit jamur semai dengan alat skalpel. Bila media biakannya biji-bijian, tuangkan media biakan ini. Masukan media biakan bibit jamur semai ke dalam baglog, lalu tutup media tanam dengan kapas. Media tanam ini siap diinkubasi....
Sterilisasi Peralatan Dalam Budidaya Jamur Tiram

Sterilisasi Peralatan Dalam Budidaya Jamur Tiram

Sterilisasi peralatan bisa dilakukan dengan cara pemanasan kering maupun basah.  Misalnya saja wadah botol, gelas, logam.  Pemanasan kering dilakukan dengan cara menaruh wadah atau gelas ke dalam oven yang bersuhu tinggi selama jangka waktu tertentu.  Untuk pemasangan kering, wadah atau gelas harus dalam keadaan benar-benar kering sebelum dimasukkan ke oven.  Pasalnya, bila wadah masih dalam kondisi basah bisa mengakibatkan pecah. Pemanasan basah, biasanya dipakai autoklaf pada tekanan 1 atmosfer (atm) dengan suhu dan waktu tertentu.  Angka suhu dan waktu tertentu.  Agak suhu yang dipakai untuk pemanasan biasanya pada suhu 121 derajat Celcius selama 15 menit atau 115 derajat Celscius selama 30 menit. Cara sterilisasi pembakaran biasanya diperuntukkan peralatan yang terbuat dari logam seperti jarum inokulasi, pinset, pisau.  Alat-alat logam itu dipanaskan sampai membara. Untuk wadah gelas yang telah disterilisasi di dalam autoklaf, ketika dipakai, dilakukan sterilisasi lagi di bagian ujung mulut wadah dengan cara pemanasan beberapa saat.  (YIN). Sumber : Buku “Sukses Budidaya Jamur Tiram” Penulis  : Yusnu Iman...
Pemanenan Bibit Jamur

Pemanenan Bibit Jamur

Pemanenan bibit jamur sudah bisa dilakukan sesudah tahap inkubasi selama 14-21 hari.  Ciri-ciri bibit jamur siap panen, antara lain : Miselium jamur sudah memenuhi media tanam (full grown). Pertumbuhan miselium tampak normal. Tidak mengandung kontaminan di dalam media tanam baik dari jenis funi maupun bakteri. Miselium bibit jamur tak mengalami pertumbuhan penebalan atau stroma. Umur bibit jamur tak terlalu tua yang dihitung sejak proses inkubasi bibit.(YIN). Sumber : Buku “Sukses Budidaya Jamur Tiram” Penulis  : Yusnu Iman Nurhakim...
Merawat Bibit Jamur

Merawat Bibit Jamur

Bibit jamur yang sedang diinkubasi harus berada di dalam ruangan khusus yang disebut inkubator.  Di dalam ruangan inkubator ini suhunya bisa diatur sedemikian rupa sehingga cocok untuk pertumbuhan bibit jamur. Suhu konstan akan mencegah terjadinya pengembunan (kondensasi) di dalam wadah. Suhu di dalam wadah berukuran besar biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan suhu di luar ruangan.  Itulah kenapa, termostat dipasang lebih rendah dari suhu optimal untuk pertumbuhan miselia. Sedangkan untuk suhu di dalam wadah yang berukuran kurang dari 11 biasanya relatif sama dengan suhu ruangan sehingga bermostat diatur pada suhu optimal bagi pertumbuhan miselia. Luas ruang inkubator disesuaikan dengan kebutuhan.  Ini tergantung pada periode inkubasi bibit jamur dan luas permukaan yang tersediadari rak-rak yang ada.  Misalnya saja, ada 8 rak dengan luas permukaan 5 meter persegi, tiap minggu bisa muat 1.800 liter substrat di dalam ruang inkubator tersebut.  Jangan sampai berlebih karena miselia mengeluarkan karbondioksida  yang berlebih sehingga dapat melampaui kadar  40 ribu ppm.  Bila melampaui angka tersebut dapat menghambat pertumbuhan miselia itu sendiri. Kelembapan di dalam wadah harus tinggi supaya substrat permukaan tak mengering.  Untuk kelembapan ruang inkubator sebaiknya rendah 30-50% supaya spora-spora kontaminan tak berkecambah. Bila pertumbuhan miselia sudah memenuhi media substrat dalam wadah, saatnya dipak.  Bibit ini ditempatkan di ruangan pendingin hingga pada waktu yang tepat untuk diangkut ke tempat tujuan. (YIN) Sumber : Buku “Sukses Budidaya Jamur Tiram” Penulis  : Yusnu Iman...