Cara Pemeliharaan Larva Ikan Lele

Larva ikan merupakan hasil pemijahan.  Larva ikan selanjutnya dibesarkan dalam tahap pembenihan ikan lele.  Cara pemeliharaan larva ikan lele adalah sebagai berikut:

  • Memisahkan larva ikan dari induknya.
  • Menjaga kualitas air dalam kolam tempat larva ikan. Suhu kolam yang harus dipertahankan pada kisaran 28-29 0 Pada suhu dibawah 25 0C, biasanya akan terbentuk bintik putih pada larva yang menyebabkan kematian massal.
  • Hindari perubahan suhu secara ekstrim. Perubahan suhu kolam sebaiknya tidak berfluktuasi lebih dari 10  Banyak larva yang tidak mentolerir suhu yang berubah-ubah.
  • Bersihkan kolam dari kotoran dan sisa pakan dengan spons. Kotoran dan sisa pakan bisa menimbulkan gas amonia yang bisa memicu kematian larva.
  • Pakan larva diberikan ketika persediaan makannya habis. Pakan larva bisa berupa kuning telur yang telah direus.  Caranya adalah sisihkan bagian kuning telur kemudian melumatnya hingga halus.   Barulah mencampurkannya dengan 1 liter air bersih.  Larutan tersebut cukup untuk 100.000 ekor larva.
  • Pakan berupa cacing sutera dapat diberikan ketika larva berusia satu minggu. Cacing sutera dapat diberikan hingga larva berumur 3 minggu atau berukuran 1-2 cm.
  • Setelah 3 minggu, larva telah dikatakan menjadi benih ikan dan siap diberi pelet yang berbentuk tepung.(bs)

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *