Cara Pemeliharaan dan Pemanenan Tanaman Buncis

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman buncis yang dilakukan adalah membersihkan gulma atau alang-alang yang tumbuh di sekitar tanaman buncis serta mengendalikan hama dan penyakit.

Hama yang sering menyerang tanaman buncis ialah lalat kacang (Agromyza sp.).  Lalat kacang merusak tanaman melalui larva (ulat0.  Larva tersebut masuk dan merusak pangkal batang sehingga daun menguning.  Memberantasnya dengan Decis 2,5 EC 0,2%.

Penyakit yang sering menyerang adalah penyakit bercak yang disebabkan oleh cendawan anthracnose (Colletotrichum lindemuthianum).  Cendawan ini sering menyerang polong muda, terutama pada kacang merah berupa bercak konsentris berwarna ungu.  Mutu tanaman menjadi rendah akibat penyakit ini.  Mengendalikan penyakit ini dengan semprotan fungisida Benlate atau Dithane M-45 0,2 – 0,3%.

Pemanenan

Polong buncis dapat dipanen setelah tanaman berumur 2,5 bulan dari waktu tanam.  Pada kacang merah, polong yang telah kering (tua) dipanen setelah tanaman berumur 3,5 bulan dari waktu tanam.  Pemanenan dilakukan secara bertahap sesuai dengan derajat ketuaannya.  Produktivitas tanaman buncis setiap hektar mencapai 10 – 15 ton polong bunis muda dan 1-2 ton biji kering tanaman kacang merah. (HS/FAN).

 

Sumber : Buku “Bertanam Sayuran Buah 20 Sayuran Komersial”

Penulis  : Hendro Sunarjono dan Febriani Ai Nurrohmah

 

Artikel Sebelumnya         : Mari Bertanam Kacang Buncis

Artikel Selengkapnya      : Bertanam Sayuran Buah

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *