Cangkul Ilegal VS Impor Cangkul

Cangkul Ilegal VS Impor Cangkul

Pemerintah melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia mengimpor cangkul dari Tiongkok. Dikabarkan bahwa hal ini sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan. Kebijakan pemerintah untuk mengimpor cangkul dan sabit dari Tiongkok mendapatkan respon negatif dari Serikat Petani Indonesia (SPI). Hal ini disebabkan, impor yang dilakukan pemerintah dapat mematikan usaha kecil alat pertanian dalam negeri.

Ketua Umum SPI, Henry Saragih mengatakan bahwa argumentasi Kementerian Perdagangan RI melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri menyetujui impor karena alasan adanya cangkul ilegal yang selama ini masuk, hal ini sangat tidak logis.

“Ini argumentasi yang tidak logis. Sebab, selama ratusan tahun petani kita gunakan cangkul produksi lokal, dalam negeri,” paparnya, Senin (31/10/2016).

Menurutnya, di dalam negeri ada banyak cangkul yang diproduksi oleh pelaku usaha kecil alat pertanian.

“Banyak usaha kecil alat pertanian yang diproduksi dalam negeri. Seperti di Pasuruan, Ciwidey, Tapanuli Selatan, dan di Pancurbatu juga ada. Relatif menyebar. Pada umumnya, industri kecil yang supply cangkul ini.”

Beliau pun menambahkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan cangkul. Melihat begitu banyak potensi masyarakat di berbagai daerah dalam hal produksi cangkul dalam negeri, seharusnya pemerintah dapat memberdayakan potensi itu.

Kebijakan impor cangkul memang menuai kritik keras, tidak hanya dari segelintir pihak. Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan, Syaroni, pun angkat bicara. Beliau mengatakan hal ini sungguh memalukan.

“Impor tersebut sangat tidak masuk akal karena di mana letak sulitnya memproduksi cangkul sehingga harus mengimpornya dari China,” paparnya, Sabtu (29/10/2016).

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa bangsa ini tidak kekurangan sumberdaya manusia dan bahan baku untuk memproduksi cangkul. Menurutnya, impor ini jelas suatu kebijakan yang memukul para usahawan kecil pembuat cangkul. Pemerintah yang seharusnya melindungi keberlangsungan usaha kecil ternyata telah membuat kebijakan yang bisa membunuh keberadaan usaha rakyat. Apa pun alasannya mengimpor cangkul merupakan kebijakan yang salah besar. Seharusnya, dalih akan beredarnya cangkul ilegal bisa diatasi dengan mengerahkan aparat terkait. Bukan dengan menjadikan dalih tersebut sebagai pembenaran untuk melakukan impor cangkul.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *