Bemisia tabaci, Si Kecil nan Imut namun Mengganggu

Bemisia tabaci, Si Kecil nan Imut namun Mengganggu

Kutu kebul/kutu putih (Bemisia tabaci) secara internasional dikenal dengan silverleaf whitefly, merupakan salah satu jenis dari lalat putih yang saat ini termasuk hama penting pertanian budidaya. Kutu putih diklasifikasikan ke dalam keluarga Aleyrodidae, sub-urutan besar serangga, Homoptera.

Kutu putih dewasa memiliki panjang tubuh sampai 0,88 mm dan berwarna putih salju yang disebabkan oleh sekresi lilin di sayap dan tubuhnya. Selama makan atau beristirahat kutu ini menutupi tubuhnya dengan sayap. Ketika menyimpan telur, betina akan meletakkan telur sejumlah 50 hingga 400 butir dengan ukuran mulai dari 0,10 mm sampai 0,25 mm di bagian bawah daun. Uniknya, kutu putih betina adalah diploid dan muncul dari telur yang dibuahi sedangkan lalat putih jantan adalah haploid dan muncul dari telur yang tidak dibuahi. Telur diletakkan berkelompok. Telur awalnya berwarna keputihan dan berubah menjadi cokelat sampai menetas dalam waktu 5 sampai 7 hari. Setelah tahap telur, tukik berkembang melalui empat tahap instar. Kutu putih dewasa ukurannya sekitar empat kali ukuran telurnya dengan tubuh berwarna kuning terang dan sayap putih.

Nimfa kutu putih (Silverleaf whitefly nymph)

Nimfa kutu putih (silverleaf whitefly nymph)

Kutu putih ini pada umumnya hidup di daerah dengan iklim tropis, subtropis serta daerah yang kurang beriklim. Penyebabnya adalah suhu dingin yang menghambat perkembangbiakkan serangga ini, membunuh serangga dewasa dan sel telur yang dihasilkannya. Jadi, Indonesia merupakan salah satu daerah dimana jenis kutu putih ini dapat berkembangbiak dengan leluasa.

Kemampuan dari serangga ini dalam beradaptasi dengan berbagai tanaman sebagai inang akhirnya mengakibatkan terjadinya perpindahan dan penyebaran virus tumbuhan yang berbahaya, menjadikan serangga ini sebagai media perantara. Beberapa kemungkinan jenis hama ini dapat menyebar lewat pengiriman bunga atau tanaman yang telah terserang hama ini.

Serangan hama kutu putih pada tanaman

Serangan hama kutu putih pada tanaman

Beberapa tanaman di pekarangan yang sering terkena dampak kutu putih adalah srikaya, sirsak, mentimun, tomat, karang, labu, terong, dan beberapa bibit tanaman sayuran lainnya. Kutu putih ini pada usia metamorfosis menjadikan tumbuhan induk sebagai sumber makanan dengan menghisap sari atau cairan dari batang pohon tumbuhan yang ditempelinya. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kutu putih merupakan salah satu hama penting yang sering menyerang tanaman budidaya. Apabila dibiarkan akan mengakibatkan perkembangan tanaman jadi terhambat karena bagian-bagian tanaman dijadikan sarang dan dimakan oleh hama ini. Akibat buruknya adalah tanaman menjadi layu dan mati.

Berdasarkan salah satu sumber, disebutkan ada metode alternatif yang bisa diambil untuk mengusir dan membasmi perkembangbiakkan kutu putih ini pada tanaman Anda, metodenya sebagai berikut:

  1. Siapkan wadah penyemprot serta serai kira-kira sebanyak 1 kg yang dihaluskan dengan blender;
  2. Selanjutnya, rebus serai yang telah dihaluskan dengan air sebanyak 3 liter;
  3. Rebus hingga sari serai telah tercampur cukup dengan air, lalu diangkat dan didiamkan sejenak;
  4. Setelah dingin, selanjutnya masukkan air hasil rebusan serai ke dalam wadah penyemprot tangan (hand sprayer) yang telah disiapkan;
  5. Tambahkan sedikit bubuk deterjen kira-kira 1,3 sendok teh takaran dan kocok hingga tercampur merata;
  6. Semprotkan ke bagian tanaman yang diserang oleh kutu putih. Secara khusus, bagian bawah daun yang sering kali menjadi sarang berkumpulnya serangga ini;
  7. Apabila diperlukan, pangkas beberapa bagian tanaman yang terasa perlu untuk dibuang karena telah rusak akibat diserang serangga ini.

Alternatif berikut dalam menangani permasalahan kutu putih ini adalah dengan memanfaatkan bahan pestisida dengan tambahan campuran bahan-bahan sebagai berikut:

  1. Siapkan beberapa bahan berupa penyemprot, air, pestisida, minyak tanah dan sabun colek;
  2. Larutkan sabun colek di dalam setengah gelas air bersih;
  3. Tambahkan juga minyak tanah ke dalam campuran tadi kira-kira seperempat ukuran gelas tersebut dengan perbandingan air dan minyak tanah adalah dua berbanding satu;
  4. Tambahkan dua sendok makan pestisida atau jika Anda tidak memiliki bahan ini, dapat diganti dengan cairan pembunuh serangga seperti obat nyamuk;
  5. Campur dan aduk merata ramuan tadi hingga tidak lagi muncul busa;
  6. Tuangkan ke dalam hand sprayer lalu semprotkan pada bagian tanaman yang terkena serangan kutu putih;
  7. Semprotkan ke bagian-bagian tanaman yang terdapat larva atau telur-telur serangga itu agar tidak berkembangbiak lagi.

Pencegahan Serangan Kutu Putih

Beberapa cara pengendalian serangan kutu putih terhadap tanaman dengan menggunakan bahan-bahan kimia seperti insektisida dapat mengakibatkan pengaruh pada kualitas media tanam dalam kadar minimal. Pemanfaatan insektisida organik juga lebih disarankan untuk metode yang lebih aman ini.

Belalang sembah, sang predator hebat sekaligus musuh alami dari kutu putih

Belalang sembah, sang predator hebat sekaligus musuh alami dari kutu putih

Untuk itu, cara yang cukup aman digunakan adalah dengan memanfaatkan musuh alami dari hama kutu putih ini. Si walang kekek atau walang kadung atau belalang sembah atau belalang sentadu, serangga kanibal dan rakus dalam urusan makannya. Korban atau mangsanya adalah serangga-serangga lainnya dengan keluasan jenis makanannya. Walaupun terlihat anteng kalau kita tangkap, namun sejatinya mereka adalah predator yang hebat. Tidak sedikit orang yang memanfaatkan belalang sembah ini untuk membasmi kutu putih. Belalang sembah sangat cocok menjadi musuh alami kutu putih. Untuk mempercepat pembasmiannya, potong atau jarangkan cabang-cabang pohon, terutama cabang yang terletak di tengah-tengah pohon bagian atas. Hal ini dimaksudkan agar intensitas cahaya matahari akan semakin banyak. Cahaya matahari mampu membunuh larva kutu putih ini.

Cara lain untuk membasmi kutu putih ini adalah dengan memanfaatkan tanaman perangkap yang dapat menghambat dan melenyapkan pertumbuhan dan perkembangbiakkan kutu putih. Juga pemanfaatan alat pengusir serangga seperti lampu anti serangga atau light-emitting diode yang dilengkapi dengan perangkap CC (dikenal dengan sebutan LED-CC).

Demikian informasi dan tips singkat mengenai cara membasmi hama tanaman kutu putih dan melindungi serta mencegah tanaman Anda diserang oleh hama ini.

Semoga bermanfaat.

 

Diramu dari berbagai sumber.

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *