Analisis Usaha Pembibitan Jamur Tiram

Analisis Usaha Pembibitan Jamur Tiram

Ketika kondisi ekonomi tidak menentu, diperlukan strategi untuk mensiasati agar usaha tetap berjalan, terutama untuk memperoleh bahan baku dengan harga yang masih terjangkau. Cara memperoleh harga bahan yang lebih rendah pada saat semua harga barang naik adalah dengan membeli dalam jumlah besar dengan harga pabrik. Oleh karena kebutuhan bahan bakunya tidak banyak, bisa saja melakukan pembelian bersama dengan beberapa usaha mikro kecil. Diperlukan kerjasama antara usaha-usaha mikro kecil sejenis agar semua bisa tetap hidup dan kuat menghadapi tekanan ekonomi.

Hal ini sudah diterapkan di beberapa daerah dengan mengaktifkan asosiasi-asosiasi usaha jamur konsumsi. Untuk membeli barang non-pabrik diusahakan berlangganan pada supplier tertentu, biasanya harga untuk pelanggan tetap lebih rendah, dan diinformasikan apabila ada kenaikan harga. Informasi naiknya harga bahan ini penting untuk memutuskan naik-tidaknya harga jual produk, mengingat daya beli konsumen juga akan menurun akibat kondisi ekonomi. Apabila harga jual produk dinaikkan, seberapa kenaikannya dan apakah diberlakukan untuk semua konsumen, atau hanya diberlakukan untuk konsumen yang bukan pelanggan atau pelanggan baru. Dalam hal ini diperlukan kecermatan perhitungan analisis usaha.

Selain itu, sedapat mungkin mengefisienkan semua hal terkait peralatan, bahan, dan tenaga. Teknik pengerjaan ditingkatkan agar kualitas produk terjaga sehingga persentase produk gagal sesedikit mungkin. Sebagai contoh hal yang kebutuhannya besar tapi masih bisa diefisienkan adalah penggunaan bibit dengan teknik tertentu bisa lebih irit. Menggunakan boiler/steamer yang irit bahan bakar atau bahan bakar diganti dengan bahan yang lebih murah. Bahan yang dapat dipakai ulang seperti cincin baglog dan tutupnya serta botol bibit dapat dipakai berulang-ulang. Saat pelanggan tetap memesan baglog, cincin baglog lama dibeli kembali dari pelanggan dengan harga setengahnya dari harga beli baru atau harga baglog dipotong harga cincin. Demikian juga botol gelas untuk bibit dapat dijual kembali ke pembuat bibit dasar. Pengetahuan tentang hal ini dapat diperoleh dengan mengikuti pelatihan dan bergaul sebanyak mungkin dengan sesama pengusaha mikro kecil sejenis. Ada kalanya usaha sejenis bukan dianggap sebagai pesaing karena masing-masing usaha mempunyai pelanggan tersendiri, pada kondisi tertentu justru bisa diajak kerjasama untuk memperkuat daya tahan. (ss)

Anda berminat untuk mengikuti pelatihan budidaya jamur tiram? Silahkan hubungi 0822-9889-1144 untuk informasi lebih lanjut?

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *