Media Hidroponik

Poin pertama dan kedua terkait persiapan awal yang harus dipertimbangkan dalam budidaya tanaman secara hidroponik sudah dibahas dalam artikel sebelumnya yaitu pemilihan lokasi dan greenhouse, selanjutnya kita akan membahas media yang dapat digunakan dalam budidaya tanaman secara hidroponik.

Media untuk tanaman hidroponik bermacam-macam, persyaratan utamanya adalah harus ringan dan porus (memiliki porositas yang baik) karena tiap media mempunyai bobot dan porositas yang berbeda-beda. Beberapa media yang dapat digunakan di antaranya arang sekam, pasir, zeolit, rockwoll, gambut (peat moss), dan serbuk sabut kelapa.

Arang Sekam

arang-sekam-hidroponik

Arang sekam sebagai media memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki di antaranya harga relatif murah, bahannya mudah didapat, ringan, sudah steril, dan mempunyai porositas yang baik. Sedangkan kekurangan yang dimiliki di antaranya jarang tersedia di pasaran, umumnya yang tersedia hanya bahannya (sekam/kulit gabah) saja, dan hanya dapat digunakan dua kali.

Media ini umumnya digunakan untuk hidroponik tomat, paprika dan mentimun. Tidak menutup kemungkinan hidroponik sayuran yang lain pun dapat menggunakan media ini, namun hal ini tidak biasa dilakukan. Ada dua metode pembuatan arang sekam yaitu disangrai dan dibuat arang.

Pasir

jual-pasir-silica-620x264

Sama halnya dengan arang sekam, pasir sebagai media hidroponik memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki pasir di antaranya mudah diperoleh, harganya tergolong sedang dan dapat digunakan berulang-ulang setelah dibersihkan. Sedangkan kekurangannya yaitu berat, porositasnya kurang dan perlu disterilkan. Media pasir biasanya digunakan untuk hidroponik selada, sawi, bayam, dan kangkung.

Seperti yang sudah disampaikan pada paragraf sebelumnya, salah satu kekurangan pasir adalah perlu disterilkan. Ada beberapa cara untuk mensterilkan pasir, di antaranya direbus, disangrai, atau dicuci dengan air. Cara pencucian ini terbilang lebih praktis sehingga banyak digunakan orang. Metodenya pencucian ini dilakukan di dalam bak yang diberi lubang di bagian samping. Kemudian disiramkan air ke atas pasir, nantinya air tersebut akan keluar melalui lubang yang berada di bagian samping.

Zeolit

2950128_2d893fde-7322-4cca-a1ef-13d8986dbecd

Struktur zeolit ini berbentuk seperti pasir kasar berwarna biru atau semu abu-abu. Media ini mengandung pupuk, kandungan yang terbanyak adalah kalsium. Oleh karena itu, media ini perlu dinetralkan dengan cara merendam dan mencucinya beberapa kali hingga air cucian bersih (tidak keruh), pH sekitar 6-7.

Kelebihan media ini di antaranya mempunyai porositas yang baik, tahan lama dengan kata lain dapat digunakan berulang-ulang setelah dicuci, serta tidak perlu disterilkan. Selain itu, media ini dapat menyerap pupuk dan mengeluarkannya sesuai dengan kebutuhan tanaman. Kekurangannya adalah berat dan mahal.

Rockwoll

135803

Media ini terbuat dari serabut batu apung gunung, oleh karena itu media ini ringan dan juga memiliki porositas yang baik serta tidak perlu disterilkan. Sifat-sifat yang dimiliki ini membuat rockwoll sangat baik untuk digunakan sebagai media hidroponik. Namun tidak ada media yang sempurna, rockwoll hanya dapat digunakan dua kali, harganya mahal, susah diperoleh, dan disinyalir mengandung asbes yang dapat menyebabkan penyakit kanker.

Gambut (peat moss)

schultz_sphagnum_peat_moss

Media ini telah mengandung pupuk sehingga memberikan keuntungan apabila digunakan sebagai media hidroponik. Selain itu, gambut juga memiliki porositas yang baik, ringan, harganya sedang, dan tidak perlu disterilkan. Namun gambut susah dicari, hanya dapat dipakai satu kali, serta terlalu mengikat air (lembap).

Serbuk Sabut Kelapa

cocopeat

Media ini banyak beredar di pasaran namun juga dapat dibuat sendiri. Bahan yang digunakan yaitu limbah dari pengolahan sabut kelapa. Metode pembuatannya sebagai berikut:

  1. direndam sabut kelapa dalam air kapur/tawas. Perendaman ini bertujuan untuk menghilangkan zat tanin yang dapat meracuni tanaman;
  2. ditiriskan sabut yang telah bersih dari zat tanin;
  3. direbus atau diberi uap serbuk sabut kelapa agar steril.

Demikian penjelasan mengenai beberapa jenis bahan yang dapat digunakan sebagai media hidroponik. Semoga bermanfaat (: (rm)

 

<< Bab Sebelumnya. Bab Selanjutnya >>

Selengkapnya

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *